Berita Banyuasin

Kisah Yanto Pembuat Batu Bata di Banyuasin, Pesanan Banyak, Bahan Baku Mulai Sulit Didapat

Yanto, pembuat batu bata di Banyuasin mengaku mulai kesulitan bahan baku. Tanah merah lebih banyak dipakai untuk timbunan.

Penulis: M. Ardiansyah | Editor: Vanda Rosetiati
TRIBUN SUMSEL/M ARDIANSYAH
Pembuat batu bata di Banyuasin mulai kesulitan bahan baku, padahal permintaan banyak. Seperti diungkap Yanto pembuat batu bata di Desa Tanjung Sari Kecamatan Talang Kelapa Banyuasin, Kamis (23/6/2022). 

TRIBUNSUMSEL.COM, BANYUASIN - Kisah Yanto pembuat batu bata di Banyuasin, mulai mengalami kesulitan mendapatkan bahan baku padahal pesanan pelanggan cukup banyak. 

Pembuat batu bata di Banyuasin mulai kesulitan dapat bahan baku karena dikarenakan tanah merah atau tanah liat saat ini banyak digunakan untuk timbunan ketimbang diarahkan ke pembuat batubata.

Diungkapkan Yanto pembuat batu bata di Desa Tanjung Sari Kecamatan Talang Kelapa Banyuasin, kebutuhan tanah liat untuk membuat batu bata saat ini mulai sulit didapatkan.

Karena, setidaknya dalam sekali produksi batubata membutuhkan tanah liat sebanyak 20 kubik. Dalam 20 kubik tanah liat yang diperoleh, bisa menghasilkan 30 ribu batubata.

"Tanahnya bisa datang dari Rengit, Sukomoro atau wilayah lain. Pokoknya mana saja yang dapat, karena sekarang orang lebih milih untuk tanah timbunan," kata Yanto saat ditemui, Kamis (23/6/2022).

Lanjut Yanto, tak hanya kendala tanah liat yang mulai sulit didapatkan, kendala lain yang harus dihadapi ketika membuat batu bata. Cuaca yang tak menentu juga, menjadi kendala sendiri. Karena, setidaknya batubata yang sudah selesai di cetak tidak bisa langsung di bakar.

Batu bata yang sudah dicetak, terlebih dahulu harus dijemur di bawah teriknya sinar matahari. Sekitar satu minggu dijemur, barulah batubata akan dibakar.

"Kalau batu bata yang ukuran seperti batako harganya kisaran harganya Rp 2000 per biji. Tetapi, dilihat juga jauh dekat tempat yang dikirim. Biasanya harganya paling jauh itu cuma Rp 2.500 per biji," katanya.

Baca juga: Gramedia Sahabat Sekolah Sambut Tahun Ajaran Baru, Gebyar Promo Spesial Eversac, Milors dan Piknik

Saat ini, menurut Yanto peminat batu bata masih terbilang tinggi. Terlebih, banyak yang saat ini memesan untuk membangun rumah dan lainnya. Dari itulah, dengan salah satu kendala tanah liat yang sulit di dapat, menjadi hal yang memprihatinkan.

Baca berita lainnya langsung dari google news

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved