Berita MUBA

Pembunuhan Kru Orgen Tunggal di MUBA, Mamat Dihabisi Cucu, Ini Pemicunya

Mamat (29) kru orgen tunggal tewas usai menjadi korban pembunuhan, di Kecamatan Sanga Desa Kabupaten MUBA.

Dokumentasi Polisi
Tersangka pembunuhan Cucu saat diamankan di Mapolsek Sanga Desa. 

TRIBUNSUMSEL.COM, SEKAYU- Salah satu kru orgen tunggal bernama Mahamat alias Mamat (29), warga Kelurahan Ngulak 1, Kecamatan Sanga Desa, Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) ini harus meregang nyawa usai dihabisi Cucu (19), warga Desa Ngulak III Kecamatan Sanga Desa pada Senin (20/06/2022), sekitar pukul 16.00 WIB.

Korban sendiri ditemukan oleh warga sekitar dalam kondisi bersimbah darah dan sudah tidak bernyawa lagi dengan luka pada bagian leher.

Kapolsek Sanga Desa, IPTU Imam Dipsa Maulana STrk, melalui Kanitreskrim IPDA Nazirin SH mengatakan, dari informasi didapat diduga peristiwa tersebut dilatarbelakangi ketidaksenangan tersangka Cucu atas perbuatan korban Mamat panggilan korban Mahamat.

"Awalnya dilatarbelakangi tersangka Cucu dan korban Mamat bersama-sama menggadaikan motor milik tersangka. Namun tanpa sepengetahuan tersangka, rupanya korban menambah jumlah uang gadai motor tersebut," ujarnya.

Lalu saat tersangka ingin menebus motor miliknya, sempat ditolak oleh warga tempat mereka menggadai.

Dengan alasan uang tebusannya kurang.

"Merasa dibohongi, tersangka kemudian mencari korban serta menanyakan perihal uang gadai tersebut. Kemudian berujung pertengkaran antara keduanya," jelasnya.

Lalu tersangka Cucu yang gelap mata langsung menikam korban sebanyak dua kali, yakni ke arah leher dan samping kanan tubuh korban.

Baca juga: Perampokan Toke Karet di Sungai Lilin Muba, 4 Perampok Masuk Rumah Sandera Korban

Korban pun langsung tewas bersimbah darah dengan kondisi mengalami dua liang luka tusuk di leher dan samping kanan tubuh korban.

"Anggota kita, Unit Reskrim Polsek Sanga Desa yang mendapat laporan pembunuhan tersebut kemudian bergerak cepat. Hingga akhirnya berhasil meringkus tersangka di kediaman keluarganya, kurang dari satu jam setelah kejadian," tegasnya.

Untuk saat ini tersangka sudah diamankan dan dikenakan pasal 338 KUHP tentang pembunuhan dengan ancaman diatas lima tahun penjara. (SP/FAJERI)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved