Berita Ogan Ilir

Cerita Qori Muda Ogan Ilir Digigit Kobra Sebelum Berangkat MTQ XXIX Sumsel, Juara II Cabang Tahfiz

Di balik keberhasilan kafilah Ogan Ilir meraih juara umum MTQ untuk pertama kalinya, terselip cerita pilu dari seorang qori belia turut meraih medali.

Penulis: Agung Dwipayana | Editor: Vanda Rosetiati
TRIBUN SUMSEL/AGUNG DWIPAYANA
Raihan Tanjung, qori muda Ogan yang digigit ular kobra, membawa piala bergilir MTQ melewati jalanan Indralaya, Selasa (31/5/2022) kemarin. 

TRIBUNSUMSEL.COM, INDRALAYA - Kabupaten Ogan Ilir meraih juara umum pada Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) XXIX tingkat Provinsi Sumsel.

Pada MTQ edisi ke-29 tersebut, kafilah Ogan Ilir berhasil meraih total 33 medali diataranya 18 emas, 9 Perak dan 6 Perunggu.

Di balik keberhasilan kafilah Ogan Ilir meraih juara umum MTQ untuk pertama kalinya, terselip cerita pilu dari seorang qori belia yang turut meraih medali.

Adalah Raihan Tanjung, qori berusia 16 tahun yang meraih medali perak pada cabang tahfiz golongan 1 juz dan tilawah putra.

Beberapa hari sebelum tampil di MTQ, Raihan mendapat ujian berat, dia digigit ular kobra.

"Beberapa hari sebelum MTQ, saya digigit ular kobra kecil, anaknya, waktu di kebun tidak jauh dari rumah," ungkap Raihan kepada TribunSumsel.com, Rabu (1/5/2022).

Beruntung Raihan segera mendapat pertolongan dan dapat pulih sebelum keberangkatan ke Asrama Haji Palembang, tempat berlangsungnya MTQ.

Pemuda yang kerap keliling Ogan Ilir untuk memenuhi undangan tilawah ini tetap menampilkan penampilan terbaik.

"Alhamdulillah pada penyisihan, saya juara pertama. Jadi masuk final," ungkap Raihan.

Di final, Raihan meraih predikat terbaik kedua dan mendapat medali perak pada cabang tersebut.

Meski bersyukur dan cukup puas, Raihan bertekad ingin meraih medali emas pada MTQ tingkat provinsi berikutnya.

Dia pun dipercaya menjadi qori simbolis yang membawa piala bergilir MTQ dan yang diarak melewati jalanan Indralaya.

Sebelum mengikuti MTQ, Raihan melakukan persiapan dengan mengikuti training selama tiga bulan.

Training tersebut diadakan oleh Lembaga Pengembangan Tilawatil Quran (LPTQ) Ogan Ilir di kampus D Ponpes Al Ittifaqiah.

Selain pelatihan, Raihan juga rajin berolahraga untuk menjaga kebugaran selama MTQ.

"Persiapan lainnya itu olahraga lari, jogging, renang untuk atur pernapasan," ujar anak kedua dari empat bersaudara ini.

Raihan dan kakaknya, Sultan Wijaya (17 tahu), merupakan qori yang telah mengukir berbagai prestasi tilawatil quran di tingkat kabupaten dan provinsi.

Baca juga: Tak Perlu Tunggu Lama, Pohon Durian Pendek 3,5 Tahun Sudah Berbuah, Ini Caranya

Saat dijumpai di kediaman keduanya di Dusun 1 Desa Sakatiga, Kecamatan Indralaya, Sultan dan Raihan menceritakan awal mula mereka menjadi qori.

Keduanya didampingi sang ibunda, Fitria, yang juga ikut membimbing keduanya.

"Sekitar enam tahun lalu, Sultan dan Raihan belajar mengaji dari bibinya yang juga qoriah nasional. Setelah diarahkan, ternyata keduanya berbakat," kata Fitria.

Selain berlatih di rumah, keduanya juga berlatih di sekolah karena memang terdapat kegiatan ekstrakurikuler tilawatil quran.

"Di rumah sambil main, sambil nonton, baca Alquran. Di sekolah juga latihan tilawah," kata Fitria.

Agar kualitas suara tetap terjaga, baik Sultan dan Raihan pantang mengonsumsi beberapa makanan dan minuman.

"Tidak minum es, tidak makan makanan berminyak dan pedas," ungkap sang ibunda.

Fitria sebagai orang tua mengaku selalu menyediakan ramuan khusus untuk menjaga kualitas suara kedua buah hatinya.

Nama Sultan dan Raihan pun cukup populer di Ogan Ilir, terutama di kalangan masyarakat pecinta majelis.

Keduanya sering diundang ke acara hajatan untuk mengisi sesi tilawatil quran.

"Kalau diundang biasanya mereka mengaji berdua. Kadang sendirian, Sultan saja atau Raihan saja," ungkap Fitria.

Sultan dan Raihan pun kini terus mengasah bakat mereka karena kelak ingin menjadi qori internasional.

"Cita-cita kepingin jadi qori internasional. Ngaji di luar negeri," kata Sultan dan Raihan kompak.

Baca berita lainnya langsung dari google news

 

 

 

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved