Angin Ribut di Banyuasin

Ruang Kelas SDN 11 Rantau Bayur Rusak Disapu Angin Ribut, Proses Belajar Pindah ke Perpustakaan

Dua ruang kelas SD Negeri 11 Rantau Bayur Kabupaten Banyuasin yang rusak berat setelah disapu angin ribut.

Penulis: M. Ardiansyah | Editor: Vanda Rosetiati
DOK WARGA
Dua kelas SD Negeri 11 Kecamatan Rantau Bayur Banyuasin yang rusak karena disapu angin ribut, Minggu (20/2/2022). 

TRIBUNSUMSEL.COM, BANYUASIN - Dua ruang kelas SD Negeri 11 Rantau Bayur Kabupaten Banyuasin yang rusak berat setelah disapu angin ribut.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Banyuasin Aminuddin membenarkan, bila ada dua ruangan yang mengalami kerusakan parah karena terpaan angin kencang pada Minggu (20/2/2022).

"Kami sudah mendapat laporan terkait kerusakan untuk dua ruang belajar di SD Negeri 11 Rantau Bayur. Kejadian karena angin kencang ini, juga sudah langsung dilaporkan ke Sekda maupun Bupati," katanya, Senin (21/2/2022).

Menurut Aminuddin, untuk proses belajar mengajar bagi siswa yang ruang kelasnya rusak, sementara siswa menggunakan perpustakaan dan satu ruang lainnya yang ada di SD Negeri 11.

Langkah ini, diambil agar proses belajar mengajar dapat terus berjalan di SD Negeri 11. Karena, kerusakan parah terjadi dibagian atap SD. Sehingga, dua ruangan tersebut belum bisa dilakukan untuk proses belajar mengajar.

Memang kerusakan di bagian atap SD Negeri 11 cukup menganggu aktivitas belajar mengajar. Akan tetapi, menurut Aminuddin, hal itu masih bisa diatasi dengan menggunakan ruang lain.

"Perpustakaan sementara diubah untuk belajar, termasuk satu ruang lainnya. Karena, kerusakannya cukup parah. Bagian atapnya habis terangkat karena kena angin kencang," katanya.

Baca juga: BREAKING NEWS: Petani Karet di Muara Lakitan Musi Rawas Tewas Ditombak, Terkapar di Jalan Setapak

Sebelumnya,

Hujan disertai angin ribut yang terjadi di Desa Sei Pinang
Kecamatan Rantau Bayur Kabupaten Banyuasin menyebabkan dua ruang sekolah SD Negeri 11
Rantau Bayur Rusak berat dan tujuh rumah warga rusak ringan, Minggu (20/2/2022) sekitar pukul
12.30.

Tak ada korban jiwa dalam bencana angin ribut ini. Hujan yang terjadi sekitar satu jam yang di
sertai angin ribut, membuat kerusakan bangunan sekolah dan juga rumah milik warga.

Kades Sei Pinang Kecamatan Rantau Bayur Aidil ketika dikonfirmasi membenarkan bila ada dua
ruang kelas yang rusak berat dan tujuh rumah warga rusak ringan.

"Hujan turun sekitar satu jam dan angin kencang terjadi selama 15 menit. Usai hujan disertai angin, kami mendapat laporan bila ada rumah warga yang rusak ringan dan dua kelas SD Negeri 11 rusak berat," katanya, Senin (21/2/2022).

Rumah warga yang mengalami kerusakan ringan, karena atap terlepas lantaran disapu angin.
Sedangkan untuk dua ruang sekolah SD Negeri 11 Rantau Bayur, mengalami kerusakan dan
sementara tidak dapat difungsikan kembali.

Camat Rantau Bayur Syaiful menuturkan, kejadian ini telah dilaporkan langsung kepada bupati
Banyuasin.

"Kami sudah melaporkan untuk kerusakan atap SD Negeri 11. Ada dua ruang kelas yang rusak
karena di terpa angin," katanya.

Kejadian angin ribut ini, sempat direkam warga sekitar. Bagaimana saat angin menyapu atap SD 11 Rantau Bayur Kabupaten Banyuasin.

Baca berita lainnya langsung dari google news

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved