Berita Kriminal

Demi FYP di TikTok, 3 Bocil Hancurkan Mobil yang Melintas di Tol Lampung-Palembang

Tiga bocah warga Mesuji Raya tertawa terbahak-bahak mengetahui mobil yang melintas di jalan Tol Lampung-Kayu Agung rusak dihancurkan oleh mereka.

Dokumentasi Warga
Kejadian pecah kaca di kilometer b290/400 ruas Pematang Panggang - Kayuagung, Selasa (1/2/20222) pukul 15.30 WIB. 

TRIBUNSUMSEL.COM - Tiga bocah warga Mesuji Raya tertawa terbahak-bahak mengetahui mobil yang melintas di jalan Tol Lampung-Kayu Agung rusak dihancurkan oleh mereka.

Para bocil tak beradab ini menghancurkan mobil yang melintas di jalan tol dengan ketapel.

Polisi di Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), Sumatera Selatan, mengamankan tiga bocah yang diduga nekat memecahkan kaca mobil yang melintas di Jalan Tol Kilometer 290/400 ruas Pematang Panggang-Kayuagung. Menurut polisi, aksi nekat itu diduga hanya untuk membuat konten di TikTok.

Ketiga bocah itu masing-masing berinisial D, W dan R yang berasal dari Kecamatan Mesuji Raya.

"Iya tadi pagi sekitar jam 11.00 WIB, tim satuan kriminal Macan Komering Polres OKI bersama polsek Mesuji Raya dan Lempuing Jaya mengamankan 3 orang anak-anak pelaku pecah kaca," ujar Kasat Reskrim AKP Sapta Eka Yanto, dilansir dari Tribunnews.com, Jumat (4/2/2022). 

Dari tangan ketiga bocah itu, polisi mengamankan ketapel yang diduga untuk memecahkan kaca mobil.

"Namun ini uniknya, pelemparan dilakukan memakai ketapel dengan batu split sebagai pelurunya yang diarahkan ke mobil yang melintas dilokasi,"

"Jadi aksi mereka membidik dan setelah mengenai mobil. Lantas teman yang lain memvideokan dan membagikan ke akun TikTok pribadi miliknya," kata Sapta.

Dari penyelidikan sementara, para pelaku tersebut mengaku iseng.

Lalu setelah diberi pembinaan, para pelaku mengaku salah dan meminta maaf.

Salah satunya bocah berinisial W yang mengaku telah memecahkan 2 kaca mobil.

"Satu unit kaca mobil Kijang dan mobil Avanza di kaca bagian belakang yang sudah saya pecahkan," kata dia. "Membuat akun di TikTok itu merupakan ide pelaku D. Kami mengaku salah dan berjanji tidak lagi mengulanginya lagi" imbuhnya.

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved