Breaking News:

Berita Lahat

Sesaknya Lapas Kelas IIA Lahat, Jumlah Narapidana Dua Kali Lipat Kapasitas

Lapas Kelas IIA Lahat mengalami over kapasitas lebih 110 persen. satu ruangan kamar berisikan 16 orang sehingga tidur berhimpitan.

SRIPOKU/EHDI
Petugas lapas kelas IIA Lahat melakukan pengecekan Narapidana Kamar,Kamis (13/1/2022). 

TRIBUNSUMSEL.COM, LAHAT- Jumlah warga binaan Lapas Kelas IIA Lahat kian bertambah.

Berdasarkan data awal tahun 2022 ini, tercatat sebanyak 565 warga binaan yang menghuni Lapas Lahat, bahkan dinilai sudah over kapasitas lebih 110 persen, padahal idealnya hanya 261 napi.

Kelebihan kapasitas yang terjadi ini masih menjadi pekerjaan rumah yang belum terselesaikan. Tak hanya itu persoalan lain yakni seperti penyedian air yang terbatas, sehingga harus merogoh anggaran yang cukup besar setiap harinya untuk membeli air kepada penjual tadmon.

Lantaran cakupan air untuk penghuni Lapas, kurang lebih 10 ribu liter atau sekitar 10 tedmon.

Kepala Lapas Kelas IIA Lahat, Soetopo Berutu, hampir 70 persen para warga binaan merupakan kasus narkotika.

Mereka tidur dalam satu ruangan kamar berisikan 16 orang laki laki, yang penuh sesak dan sempit.

Sampai saat ini, pihaknya menilai bahwa masih terkendala dengan anggaran, bahkan ia sudah berkoordinasi dengan Pemda Lahat sekaligus menanyakan soal lahan hibah yang direncanakan untuk pembangunan Lapas baru di daerah Kecamatan Lahat Selatan.

"Kita sangat berharap hal itu, karena waktu ke waktu, jumlah narapidana terus bertambah yang menghuni Lapas Lahat. Kalau lahan terealisasi dari Pemda Lahat, maka pembangunan fisik dilakukan oleh Kemenkumham," kata Soetopo, Kamis (13/1/2022).

Diakuinya, dengan adanya kantor Kemenkumhan tersebut nantinya, dapat menyerap tenaga kerja lokal. Ditambah lagi penghuni Lapas dari warga binaan bisa tertampung semua.

Dikatakanya ia terus berusaha memperbaiki kondisi ini, karena lama kelamaan bisa lebih dikhawatirkan terutama tahanan bisa mengamuk.

Sementara saat ini pihaknya hanya bisa menunggu dan berharap bantuan dari pemerintah daerah.

Baca juga: Naik Motor Bawa Pisau di Pinggang, Pria asal Lahat Kena Razia di Empat Lawang

Upaya dilakukan saat ini adalah memberikan pembinaan kepada warga binaan yakni memberikan kegiatan keagamaan dan pelatihan.

"Kita menggandeng pihak Kakamenang Lahat, agar dapat memberikan penceramahan kepada penghuni Lapas Lahat untuk dapat berbuat baik dengan memberikan sentuhan rohani. Termasuk kegiatan pelatihan pembinaan kerja," ujarnya. (SP/EHDI)

Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved