Breaking News:

Berita Banyuasin

Heboh Warga Banyuasin Melihat Harimau Sumatera Keliaran di Kebun Karet, Dipergoki Jarak 1 Meter

Heboh beredar informasi di kawasan kebun karet warga di Kecamatan Banyuasin III Kabupaten Banyuasin, terlihat seekor Harimau Sumatera.

Penulis: M. Ardiansyah | Editor: Vanda Rosetiati
TANGKAP LAYAR
Postingan warga menginformasikan di kawasan kebun karet warga tepatnya di Desa Suka Mulya kawasan Merpa Kecamatan Banyuasin III Kabupaten Banyuasin, terlihat seekor Harimau Sumatera. 

TRIBUNSUMSEL.COM, BANYUASIN - Heboh beredar informasi di kawasan kebun karet warga tepatnya di Desa Suka Mulya kawasan Merpa Kecamatan Banyuasin III Kabupaten Banyuasin, terlihat seekor Harimau Sumatera.

Postingan itu, dibagikan Bima Muhammad Rizki. Saat dihubungi, Bima Muhammad Rizki mengaku bila harimau sumatera itu terlihat langsung ibunya dan juga bibinya saat sedang menyadap karet dikebun. Karena posisi hujan, Rusmiati dan saudaranya Cik Nun memutuskan untuk beristirahat.

"Karena tidak ada pondok-pondokan, jadi ibu sama bibi ini berteduh di bawah batang karet sambil beristirahat. Saat berteduh itulah, ibu melihat harimau itu lewat di belakang bibi. Jadi, sontak ibu teriak harimau. Jarak antara bibi dan harimau itu hanya sekitar 1 meteran," katanya ketika dikonfirmasi, Kamis (13/1/2022).

Cik Nun yang mendengar teriakan dari Rusmiati langsung membalikan badannya. Cik Nun juga berusaha menyelamatkan diri karena ketakutan. Akan tetapi, si harimau tersebut seolah tidak merespon keduanya.

Harimau tetap berjalan dengan santai dan meninggalkan Rusmiati dan Cik Nun. Tak lama berselang, kucing belang besar tersebut hilang dari penglihatan keduanya di antara
batang-batang karet.

"Kejadiannya itu hari Sabtu lalu. Tetapi, kemarin, terlihat lagi tetapi hanya sepintas dan jaraknya cukup jauh. Tidak seperti hari Sabtu yang jaraknya sekitar 1 meteran," katanya.

Menurut Bima, selama ia tinggal dan sering ikut orangtuanya menyadap karet tidak pernah terlihat kucing besar tersebut. Terlebih, orangtuanya sudah 20 tahun menyadap karet dikebun mereka, juga tidak pernah sama sekali melihat harimau Sumatera yang berkeliaran.

Harimau Sumatera, baru pertama kali terlihat di kebun karet milik orangtuanya. Karena mencemaskan orangtua dan juga bibinya, sehingga Bima memutuskan mengunggah kejadian tersebut agar pihak terkait bisa bertindak.

"Dari pihak BPBD Banyuasin sudah mengecek, tetapi memang belum ditemukan jejak atau bekas cakaran dari si harimau. Kata pihak BPBD, harus dipastikan terlebih dahulu bekas jejak dan cakaran si harimau. Sehingga bisa ditindaklanjuti BKSDA," katanya.

Sedangkan Kepala BKSDA Kabupaten Banyuasin Alpian ketika dikonfirmasi menuturkan, mereka sudah mendapat laporan dari warga dan sudah melakukan pengecekan ke lokasi dimana harimau tersebut sempat terlihat.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved