Breaking News:

Berita Pagaralam

Beruang Masuk Permukiman Warga di Desa Belaumai Pagar Alam, Banyak Unggas Sudah Dimangsa

Warga di Desa Belaumai Kota Pagar Alam Sumatera Selatan sejak sepekan terakhir resah munculnya hewan buas Beruang Madu yang masuk ke permukiman.

Editor: Vanda Rosetiati
SRIPO/WAWAN SEPTIAWAN
Tampak Boks Trap yang dipasang pihak BKSDA untuk menangkap beruang madu yang berkeliaran masuk ke permukiman warga di Pagar Alam, Kamis (13/1/2022). 

TRIBUNSUMSEL.COM, PAGAR ALAM - Warga di Desa Belaumai Kota Pagar Alam Sumatera Selatan sejak sepekan terakhir resah dengan munculnya hewan buas Beruang Madu yang masuk ke permukiman warga.

Beruang Madu tersebut telah memangsa sejumlah hewan peliharaan milik warga. Hewan buas tersebut terlihat di sekitar Kampus STIT Kota Pagar Alam serta sejumlah kawasan lainnya.

Menurut Heri warga sekitar mengatakan, bahwa dirinya melihat langsung Beruang tersebut di belakang kantor Camat Pagar Alam Selatan beberapa hari lalu.

"Saya melihat langsung Beruang besar tersebut. Namun sayang saya tidak bisa memfotonya karena tidak membawa handphone," jelasnya.

Dikatakannya Beruang tersebut sudah memangsa sejumlah hewan peliharaan jenis ayam milik warga. Bahkan hewan liar itu sudah merusak sejumlah kandang ayam warga.

"Sebenarnya sudah sering muncul dan warga sering melihat namun di kawasan perkebunan warga. Tapi beberapa hari terakhir ini Beruang sudah mulai masuk ke permukiman warga. Hal ini yang membuat kami resah," katanya.

Kepala BKSDA Sumsel Ujang membenarkan jika ada warga Pagar Alam yang melaporkan adanya beruang masuk ke permukiman warga.

"Saat ini kita sudah memasang Boks Trap dan Kamera Trap untuk menangkap sekaligus memantau keberadaan Beruang tersebut di Desa Belumai. Namun dari pantauan kita beruang ini sudah berpindah-pindah," ujarnya.

Untuk itu BKSDA akan memasang Boks Trap di dekat sarangnya. Karena diduga beruang tersebut sedang memiliki anak.

"Kita takut nanti anaknya yang masuk perangkap untuk jadi agresif itu menjadi pertimbangan kita. Jadi akan kita pasang trap lagi lebih jauh dari kawasan permukiman," katanya.

Pihak BKSDA menganggap Beruang yang yang ada di Pagar Alam ini unik. Pasalnya berdasarkan laporan warga Beruang ini memakan hewan perliharaan jenis unggas.

"Unik, karena Beruang ini memakan unggas. Beruang memang sering dominan kemunculannya di kawasan permukiman. Untuk itu kita segera pasang boks trap agar tidak menyerang warga sekitar," jelasnya. (sp/one)

Baca juga: Bujang Gadis Palembang Fesyen Show di Atas Perahu, Pemkot Bakal Gelar Festival Sekanak-Lambidaro

Baca berita lainnya langsung dari google news

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved