Berita Palembang
Ada 160 CCTV di Palembang Tapi Ada Kasus Tabrak Lari Belum Terungkap, Ini Penjelasan Kapolrestabes
Kapolrestabes Palembang Kombes Pol Irvan Prawira Satyaputra mengakui sulitnya mengungkap kasus kecelakaan tabrak lari
Penulis: Rachmad Kurniawan | Editor: Yohanes Tri Nugroho
TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG - Kapolrestabes Palembang Kombes Pol Irvan Prawira Satyaputra mengakui sulitnya mengungkap kasus kecelakaan tabrak lari yang dilakukan oleh Sat lantas karena kurangnya bukti dan saksi di lapangan.
Hal ini Ia ungkapkan saat memaparkan hasil analisa dan evaluasi tahun 2021 beberapa waktu lalu.
Sepanjang tahun 2021 tercatat 437 kejadian kecelakaan lalu lintas terjadi di Palembang.
"Peristiwa laka lantas adalah perkara yang pengungkapannya tidak sulit karena korban, pelaku dan saksi ada di lokasi. Sedangkan kecelakaan tabrak lari salah satu yang sulit diungkap, karena kejadiannya biasanya terjadi pada dini hari, " ujar Irvan, Senin (3/1/2022).
Menurut dia, kasus kecelakaan tabrak lari merupakan PR seluruh Kepolisian karena memang sulit mendapatkan saksi.
"Di Kota Palembang sering terjadi di tengah malam atau dini hari yang tidak terlihat sama sekali dan tidak saksi. Apabila ada yang melihat di TKP hanya sekedar mengiyakan mobil lari arah ke sana, itu memang agak sulit," katanya.
Tetapi dari beberapa kasus tabrak lari ini ada juga beberapa kasus yang berhasil diungkap.
"Tabrak lari yang berhasil diungkap adalah tabrak lari yang tercover oleh CCTV. Untuk kasus tabrak lari ini kita terus berusaha penuh, kita pelajari pola, modus nya dan lain - lain, dan insya Allah tahun ini akan kita tingkatkan pemasangan kamera CCTV," katanya.
Irvan menyebut ada sekitar 160 CCTV yang ada di Kota Palembang dan mungkin jumlahnya akan di tingkatkan lagi.
Baca juga: Pemkot Palembang Hentikan Subsidi, BRT Transmusi Setop Operasional, 140 Pekerja Dirumahkan
Sehingga di seluruh ruas tersebut bisa tercover CCTV yang memang sangat menolong.
"Jumlah kamera CCTV di Palembang perlu ditambah lagi sehingga mampu mengcover seluruh wilayah dan setiap sudut jalan. Selain mengandalkan CCTV, dukungan dari masyarakat juga diperlukan sehingga kita bisa ungkap sedikit demi sedikit," tutupnya.