Breaking News:

Berita Prabumulih

Dibiarkan Lama, Galian Kabel Optik di Prabumulih Dikeluhkan Buat Jalan Sempit

Warga Prabumulih mengeluhkan proyek penanaman kabel optik di jalan Jalan M Yamin dan Jalan Pelawi yang mempersempit jalan

Penulis: Edison | Editor: Yohanes Tri Nugroho
TRIBUNSUMSEL.COM/EDISON
Bekas galian kabel Optik yang tidak dirapikan di median jalan yang membuat jalan sempit dan rawan kecelakaan. 

Laporan wartawan Tribunsumsel.com, Edison Bastari

TRIBUNSUMSEL.COM, PRABUMULIH - Proyek Penanaman Kabel Optik di sepanjang Jalan M Yamin dan Jalan Pelawi Kota Prabumulih, dikeluhkan banyak warga khususnya para pengguna jalan.

Warga mengeluh karena tumpukan tanah bekas galian proyek tersebut mempersempit bagian jalan dan membuat kemacetan.

Bahkan banyak pengendara mengalami kecelakaan akibat jalan yang sempit tersebut.

"Kita mengeluhkan proyek galian ini mempersempit jalan dan sudah banyak yang kecelakaan, jalan jadi sempit padahal jalan-jalan disini terkenal ramai kendaran lalu lalang kendaraan," ungkap Andre, satu diantara warga ketika diwawancarai pada Rabu (24/11/2021).

Andre menuturkan, semestinya pihak perusahaan cepat menutup lubang galian dan langsung merapikannya setelah kabel tersebut sudah masuk dalam tanah sehingga tidak mempersempit jalan dan menyebabkan kecelakaan.

"Bukannya dibiarkan lama terbengkalai seperti ini, kalau begini sempit jalan. Pengendara menjadi terganggu," jelasnya.

Hal yang sama disampaikan warga lainnya yang mengaku galian yang menyisakan tanah di median jalan itu menyebabkan pengendara celaka.

"Sudah banyak pengendara sudah terperosok di dalam lubang itu, apalagi saat ini sudah memasuki musim penghujan. Tanah Liat yang tertumpuk di pinggir jalan tersebut terbawa air ke jalan, sehingga menyebabkan jalan menjadi licin," ungkap Rio, penggunaan jalan lainnya ketika dibincangi.

Untuk itu warga meminta pihak perusahaan agar secepat mungkin menutup lubang-lubang bekas galian dan merapikannya seperti sediakala.

"Kami imbau juga pemerintah menegur pelaksana jika tidak mengindahkan, karena sangat membahayakan warga," pintanya.

Sementara itu, Walikota Prabumulih Ir H Ridho Yahya MM menanggapi hal itu mengaku menyayangkan bekas galian tersebut menjadi keluhan warga dan meminta pihak camat segera memanggil pihak pemborong penggalian kabel optik telkom itu.

 "Kita baru dapat info, nanti camat dan Lurah beserta Kepala Telkom Prabumulih akan kita panggil. Itu tanggaung jawab Kepala Telkom, kemarin dia komitmen di depan saya dan dia harus bertanggungjawab," tuturnya.

Baca juga: Ratusan Meter Kabel Lampu Jalan di Tengah Kota Prabumulih Dicuri Maling

Sayangnya hingga berita ini dituturkan belum ada pihak Telkom di Prabumulih dapat dikonfirmasi atau memberikan keterangan.

Menurut Satpam di Kantor Plasa Telkom Kota Prabumulih menyebutkan pimpinannya tidak sedang berada di tempat ketika wartawan hendak konfirmasi

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved