Breaking News:

Berita Palembang

Kakek 80 Tahun Jadi Korban Jambret di Kawasan Sako, Korban Sampai Jatuh Tersungkur ke Aspal

Seorang kakek berusia 80 tahun menjadi korban jambret hingga tersungkur ke aspal saat berjalan kaki di kawasan Sako Perumnas Palembang.

Penulis: Shinta Dwi Anggraini | Editor: Moch Krisna
tribunsumsel.com/khoiril
Ilustrasi Jambret 

Laporan Wartawan Tribunsumsel.com, Shinta Anggraini

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG - Seorang kakek berusia 80 tahun menjadi korban jambret hingga tersungkur ke aspal saat berjalan kaki di kawasan Sako Perumnas Palembang.

Rekaman detik-detik kejadian mengejutkan itu dipostingan oleh akun instagram @palembang_viral, Rabu (17/11/2021).

Dalam keterangan yang beredar, dijelaskan bahwa peristiwa ini terjadi pada Selasa (16/11/2021) sekira pukul 08.30 WIB.

Dari video terlihat kakek tersebut sedang berjalan seorang diri dengan membawa sebuah tas yang dia gantungkan di lengan kanan.

Namun secara tiba-tiba seorang pria yang mengendarai sepeda motor datang dari arah belakang sang kakek dan langsung saja menarik paksa tas pria tua tersebut dengan kencang.

Akibatnya kakek itu langsung jatuh tersungkur ke aspal tanpa sempat memberikan perlawanan apapun.

Sedangkan pelaku terus berlalu melajukan sepeda motornya dan pergi meninggalkan lokasi kejadian.

Menyadari ada kakek-kakek yang tersungkur ke aspal setelah jadi korban jambret, warga sekitar langsung bergerak cepat memberi pertolongan.

Sempat terdiam sesaat dalam posisi tersungkur, tidak lama kemudian kakek ini terlihat bergerak dan langsung duduk sembari memegangi kepalanya yang diduga mengalami terluka akibat kejadian tersebut.

Nampak jelas bahwa sang kakek mengalami trauma atas peristiwa yang dia alami.

Selain menyisakan trauma, korban juga mengalami kerugian secara materi lantaran di dalam yang berhasil dibawa kabur pelaku terdapat sejumlah benda berharga diantaranya uang sebesar Rp.2 juta, dua buku tabungan, dua kartu ATM, buku catatan dan surat menyurat penting lainnya.

Sementara itu, Kapolsek Sako, AKP Evial Kalza saat dikonfirmasi mengatakan secara singkat, anggotanya akan segera melakukan penyelidikan terkait peristiwa tersebut.

"Kami cek," singkatnya melalui pesan singkat whatsapp.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved