Berita Prabumulih
Sidak Proyek Trotoar Padat Karya Prabumulih, Anggota DPRD Temukan Dugaan Penyebab Banjir
Dalam inspeksi mendadak (Sidak) itu, wakil rakyat mendapati lubang saluran pembuangan air dari jalan ke drainase atau selokan di bawah trotoar kecil
Penulis: Edison | Editor: Wawan Perdana
TRIBUNSUMSEL.COM, PRABUMULIH-Anggota Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Prabumulih meninjau proyek pembangunan trotoar Jalan Padat Karya Kelurahan Gunung Ibul Kecamatan Prabumulih Timur Kota Prabumulih, Sumsel, Kamis (11/11/2021).
Dalam inspeksi mendadak (Sidak) itu, wakil rakyat mendapati lubang saluran pembuangan air dari jalan ke drainase atau selokan di bawah trotoar, sangat kecil.
Kondisi itu diduga mengakibatkan air tidak mampu mengalir lancar sehingga terjadi banjir di jalan.
Anggota Komisi III DPRD Prabumulih, Heri Gustiawan \didampingi Ketua Komisi III, Purwaka dan anggota komisi III lainnya mengatakan, pihaknya melakukan pengawasan terhadap sejumlah proyek pemerintah tahun anggaran 2021
"Kami melakukan pengawasan pembangunan proyek pemerintah, salah satunya pembangunan trotoar jalan Padat karya," ungkap Heri Gustiawan ketika diwawancarai wartawan.
Politisi Partai Persatuan Pembangunan (PPP) itu mejelaskan, dari hasil sidak diketahui masih ada kekurangan dalam pengerjaan proyek tersebut yaitu minimnya lubang saluran aliran air dari jalan menuju drainase yang ada dibawah trotoar.
"Kalau lubang saluran besar dan banyak tentu air akan mudah masuk mengalir ke drainase, kondisi minim dan kecilnya lubang ini membuat air tak bisa mengalir sehingga menyebabkan banjir di jalanan," katanya.
Baca juga: Dari 118 Titik Parkir, Prabumulih dapat Retribusi Parkir Rp 700 Juta Setahun
Terkait hal itu, Heri menuturkan pihaknya meminta kepada Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) dan kontraktor pengerjaan proyek agar membuat saluran air yang lebih besar.
"Kami imbau atau kami tekankan kepada dinas PU terkhusus untuk membuat saluran yang lebih besar di trotoar jalan ini. Saluran tersebut dipasang kerang-kerang (penyaring) untuk penahan sampah agar tidak masuk bawah trotoar," tegas Heri Gustiwan.
Pria yang telah beberapa periode menjadi DPRD Prabumulih ini menerangkan, dari hasil pantauannya selama ini kawasan Jalan Padat Karya kerap terjadi genangan air pada saat hujan deras. "Dengan sidak kita tentu kita ketahui ternyata itu penyebabnya, maka dari itu kita minta untuk diberi cela agar air cepat mengalir ke drainase atau selokan," terangnya.
Sementara itu, Kepala Dinas PUPR Beni Akbari mengatakan, pihaknya akan menindaklanjuti saran dari komisi III tersebut sehingga banjir di kawasan jalan padat karya tidak terjadi.
"Usulan tersebut akan segera kita tindaklanjuti, kita akan meminta kepada pelaksana proyek tersebut untuk memperbesar saluran pembuangannya," tegas Kadis PUPR.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sumsel/foto/bank/originals/komisi-iii-dprd-prabumulih-trotoar.jpg)