Breaking News:

Berita Papua

Pengakuan 2 Oknum Polisi yang Diduga Jual Amunisi ke KKB Papua, Tak Jual Senpi Tapi Jual 80 Peluru

dua oknum polisi yang diduga jual amunisi ke Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) Papua mengaku baru sekali jual amunisi

Editor: Weni Wahyuny
ISTIMEWA
Tim Satgas Gakkum Ops Nemangkawi telah melaksanakan Olah TKP di kampung Mayuberi, Ilaga Utara, Kab. Puncak, berikut sejumlah barang bukti yang disita di lokasi. 

TRIBUNSUMSEL.COM, JAKARTA - Pengakuan dua oknum polisi yang diduga jual amunisi ke Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) Papua.

Pelaku inisial JPO dan JS itu mengaku baru sekali menjalankan transaksi tersebut.

Pengakuan itu diungkapkannya saat diperiksa di Polda Papua.

"Pengakuan baru sekali," kata Kasatgas Gakkum Ops Nemangkawi Kombes Faisal Ramadhani saat dikonfirmasi, Senin (1/11/2021).

Faisal menyampaikan keduanya juga mengakui menjual amunisi sebanyak 80 butir peluru.

Sebaliknya, mereka tidak jual senjata api (senpi) kepada KKB Papua.

"Jual amunisi aja. 80 butir peluru," jelasnya.

Hingga saat ini, kata Faisal, pihaknya masih mendalami motif kedua pelaku menjual amunisi kepada KKB Papua.

"Masih didalami motifnya," tukasnya.

Baca juga: Dua Oknum Polisi Diduga Jual Amunisi ke KKB Papua, Sudah Ditangkap Satgas Nemangkawi

Diberitakan sebelumnya, Satgas Nemangkawi menetapkan dua oknum polisi JPO dan AS yang diduga terlibat penjualan amunisi terhadap Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) Papua sebagai tersangka.

Halaman
123
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved