Mayat Ibu dan Anak di Bagasi

Hari ke-74 Tewasnya Ibu dan Anak di Bagasi Alphard, BIN Sampai Turun Tangan, Saksi Kunci Diperiksa

Pembunuhan di Subang sudah masuk di hari ke-74. Namun pelaku pembunuhan masih menjadi misteri

Editor: Weni Wahyuny
Tribun Jabar/Dwiky Maulana Vellayati
Prosesi pemakaman Tuti (55) dan Amalia (23) di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Istuning, Desa Jalan Cagak, Kecamatan Jalan Cagak, Kabupaten Subang, Jawa Barat, Kamis (19/8/2021). Hari ke-74, pelaku pembunuhan belum terungkap 

TRIBUNSUMSEL.COM - Hari ke-74 kasus pembunuhan ibu dan anak di Subang, Jawa Barat.

Hingga kini pembunuhan yang mengorbankan ibu dan anak itu masih menjadi misteri.

Hingga kini otak pembunuhan mayat yang ditemukan di bagasi Alphardi itu masih diburu polisi.

Saksi kunci, Muhammad Ramdanu alias Danu kembali diperiksa.

Danu adalah keponakan korban, Tuti Suhartini sekaligus sepupu korban Amalia Mustika Ratu yang meninggal pada 18 Agustus lalu.

BIN Turun Tangan

Pada Jumat (29/10/2021), Danu diperiksa. Sebelumnya ia juga diperiksa pada Kamis (28/10/2021).

Dalam pemeriksaan itu, diterjunkan pula Badan Intelejensi Negara (BIN).

Hal tersebut dikonfirmasi pengacara Danu, Achmad Taufan.

"Nah ini kita sebetulnya sangat mengapresiasi sekali penyidik Polres Subang yang dibantu langsung oleh Mabes Polri, terus ada BIN juga kalo gak salah, mereka benar-benar bekerja keras untuk mengungkap kasus ini," ucap Achmad di Subang, Jumat (29/10/2021).

Tidak hanya BIN, turut hadir juga Bareskrim Mabes Polri, Polda Jabar, serta Forensik Polri di Satreskrim Polres Subang pada pemeriksaan Danu Kamis (28/10/2021).

Namun, keterlibatan BIN dalam kasus ini masih belum terungkap.

Apakah ada keterkaitan kemungkinan adanya dugaan konspirasi yang kerap meliputi dunia intelejen di balik kasus ini?

Polisi belum mengeluarkan pernyataan resmi soal keterlibatan agen intelejen dalam penanganan kasus tersebut.

Halaman
123
Sumber: Tribun Jabar
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved