Breaking News:

Calon Panglima TNI

Pengamat Sebut Soliditas TNI Dipertaruhkan pada Pertarungan Yudo vs Andika untuk Jadi Panglima TNI

Setelah Panglima dijabat dari kesatuan TNI AU, maka pos Panglima TNI diisi dari matra Angkatan Laut. Namun Jenderal Andika yang merupakan KSAD

Editor: Siemen Martin
wikipedia via Wartakota
Kandidat Panglima TNI pengganti Jendral Hadi Tjahjanto mengerucut pada dua nama, yakni KSAD Jendral Andika Perkasa dan KSAL Laksamana Yudo Margono. 

TRIBUNSUMSEL.COM - Siapa pengganti Marsekal Hadi masih penuh tanda tanya.

Setelah Panglima dijabat dari kesatuan TNI AU, maka pos Panglima TNI diisi dari matra Angkatan Laut.

Namun Jenderal Andika yang merupakan KSAD karirnya tengah moncer di era Jokowi.

Pergantian Panglima TNI kali terasa seperti Pemilihan Presiden (Pilpres), karena terjadi perang narasi yang sangat keras dan vulgar. 

Direktur Indo Strategi Research and Consulting Arif Nurul Imam mengatakan situasi ini jelas tidak menguntungkan bagi TNI karena bisa mengancam soliditas internal. 

Selain itu, bisa juga memicu terjadinya disintegrasi bangsa dan hal tersebut berbahaya bagi persatuan dan kesatuan bangsa.

Masalahnya, kata dia, yang berhak mengangkat Panglima TNI adalah pejabat yang lahir dari proses politik yakni Presiden.

Karena itu, pemilihan Panglima TNI muncul dukung mendukung termasuk dari DPR.

Meski demikian, Arif menilai proses tersebut masih dalam situasi terkendali. 

"Yang perlu dijaga adalah menjaga soliditas internal TNI agar tetap solid. Tapi setelah terpilih TNI harus satu komando, siapapun Panglima TNI-nya," paparnya. 

Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved