Breaking News:

Berita Viral

Tangis Bu Guru Peluk Nadiem Makarim, Curhat Gajinya Rp100 Ribu per Bulan : Menyakitkan Hati Saya

Seorang guru di Lombok Tengah nangis di depan Nadiem Makarim, bahkan di pelukannya. Curhat jika gajinya hanya Rp100 ribu per bulan

Editor: Weni Wahyuny
TikTok @indonesia_maju01_
video viral guru honorer menangis terisak di pelukan Nadiem Makarim 

Berikut komentar dari warganet:

Fauzan A**

“hilangkan sertifikasi…buat gaji tenaga honorer”

Yeni Mulyati**

“guru mencerdaskan kehidupan bangsa tp gaji jauh dr angka 3 jt”

Moer**

“Memang benar gaji guru itu berkisar 100-500 rb/bulan aja, nyesek banget ya, tapi di balikan lagi ke niat, Insya Allah Allah akan membayar jauh lebih”

Peg**

“Harusnya gaji DPR dikecilin makanin duit rakyat ini jelas mengajar”

user557559591***

“Gak banyak permintaan Mas Menteri, cukup 1 aja Mas Menteri angkat sluruh guru honorer, angkat PNS atw P3K”

Dilansir dari Kompas.com, peristiwa haru itu terjadi di saat Menteri Pendidikan, Kebudayaan Riset dan Teknologi itu mengunjungi Lombok Tengah.

Ia bertemu dengan Asmawarni Yanti, guru honorer TK Negeri Pembina Pedesaan Jonggat, Lombok Tengah pada Kamis (7/10/2021

Menurut Nadiem saat Asmawarni menangis kepadannya, rekan-rekan sesama guru dan anak muridnya juga ikut menangis di hadapan Nadiem.

"Sampai anak kecilnya mulai nangis, dan itu satu episode yang cukup menyedihkan,"

"Mereka bilang kadang-kadang, digaji Rp 100.000 sebulan, dan itu menyakitkan hati saya sekali," kata Nadiem.

Selain itu Nadiem juga mengatakan bahwa ada cara untuk mengatasi hal tersebut, yaitu melalui Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).

Untuk itu ia meminta agar kepala daerah meyediakan PPK untuk formasi Guru Honorer di TK agar mendapatkan kesempatan yang sama.

"Mohon kepala daerah, kepala dinas untuk mengisi formasi mereka, karena mereka bisa menjadi PPPK,"

"jadi guru-guru TK itu yang masih honorer tolong dimaksukan sebagai formasi PPPK untuk memberikan mereka kesempatan," kata Nadiem.

Asmawarni Yanti ternyata sudah bekerja menjadi Guru Honorer selama 18 tahun di TK Pembina Pedesaan Jonggat, Lombok Tengah.

Selain menjadi Guru Honorer, ia bekerja sebagai petani bersama suaminya untuk mencukupi kebutuhan sehari-hari.

"Sudah 18 tahun mengabdi, honor hanya Rp 100.000 sekarang, terus pulang pergi pakai motor sekitar 20 kilometer lebih," kata Yanti.

Ia berharap suatu saat bisa menjadi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) atau Pegawai Negeri Sipil (PNS).

Kendati demikian Asmawarni Yanti tetap sabar dan bertekad untuk mengajar anak-anak lebih giat lagi.

Baca berita lainnya di Google News

Artikel ini telah tayang di TribunJabar.id dengan judul Video Viral Guru Honorer Menangis Terisak di Depan Menteri Pendidikan, Nadiem Makarim sampai Dipeluk

Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved