Breaking News:

Berita OKU Timur

Belasan Jam Listrik di Kawasan Martapura OKU Timur Padam, Ini Penjelasan PLN

Manager PT. PLN Cabang Martapura Ludi Sandra menyatakan pemadaman dikarenakan adanya arrester yang rusak di depan Hotel Patai Puri Tani.

Penulis: Edo Pramadi | Editor: Yohanes Tri Nugroho
TRIBUNSUMSEL.COM/EDO
Arrester yang rusak di depan Hotel Patai Puri Tani, Kelurahan Sungai Tuha Jaya yang menyebabkan pemadaman listrik belasan jam di Martapuran dan sekitarnya, Senin (11/10/2021). 

TRIBUNSUMSEL.COM, MARTAPURA - Selama kurang lebih 17 jam listrik di sejumlah wilayah di Kecamatan Martapura, Kabupaten OKU Timur padam, terhitung sejak sekitar pukul 00.00 WIB , Senin (11/10/2021) Dinihari.

Qhoirul Rohman (30) warga Martapura mengatakan, llistrik sempat menyala pada pukul 15.00 WIB namun setelah itu padam lagi.

"Sekarang sudah normal, jam lima tadi menyala kembali," kata Qhoirul, Senin (11/10/2021).

Setelah melakukan pemeriksaan pihak PLN menyebutkan bahwa listrik yang padam di kawasan Martapura itu dikarenakan adanya arrester yang rusak di depan Hotel Patai Puri Tani, Kelurahan Sungai Tuha Jaya. 

Hal itu disebutkan oleh Manager PT. PLN Cabang Martapura Ludi Sandra.

Ia mengatakan Arrester merupakan perangkat untuk melindungi peralatan listrik.

Sementara mengenai tegangan lebih yang disebabkan oleh faktor eksternal seperti petir maupun internal.

Perangkat ini, kata dia, digunakan untuk melindungi peralatan dalam sistem transmisi dan distribusi daya.

"Petugas kita (PLN) sudah berada di lokasi sejak kejadian. Namun proses perbaikan membutuhkan waktu lama bahkan sudah di lapangan sejak dini hari untuk melakukan perbaikan-perbaikan agar pasokan listrik dapat normal kembali," ujarnya.

Baca juga: Gerebek Tempat Pembuatan Senpira di OKU Timur, Polisi Pergoki 3 Orang Asik Nyabu

Kepada seluruh pelanggan PLN Martapura, sebelumnya dirinya memohon maaf sebesar-besarnya atas ketidaknyamanannya. 

"Misalkan ada keluhan terkait permasalahan PLN bisa langsung dilaporkan melalui aplikasi PLN Mobile yang sudah disiapkan, bisa juga menghubungi contact center 123," tutupnya.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved