Breaking News:

Berita Kriminal

Kesal Ingin Dirudapaksa, Seorang Pria Bunuh Temannya yang Berprofesi Guru : Celana Sudah Turun

Nasib pria yang kelainan orientasi seksual alias homo tewas ditangan temannya sendiri.

Editor: Siemen Martin
TRIBUNJOGJA.COM / Suluh Pamungkas
Tak lama kemudian dia terbangun dan terkejut karena akan diperkosa oleh korban. Ia menyadari saat celananya sudah diturunkan dan posisi korban sudah menindihnya. 

TRIBUNSUMSEL.COM - Nasib pria yang kelainan orientasi seksual alias homo tewas ditangan temannya sendiri.

MI (32), seorang guru ditemukan tewas di kamar kosnya di Jalan Eka Warni, Kelurahan Gedung Johor, Kecamatan Medan Johor, Kabupaten Deli Serdang, Jumat (3/9/2021) malam.

Diduga ia tewas tiga hari sebelum ditemukan karena kondisi mayatnya sudah mengeluarkan aroma menyengat.

Dari hasil penyelidikan, pelaku pembunuhan adalah KF (33), yang tak lain rekan MI. Kepada polisi KF mengaku nekat membunuh MI karena pria yang berprofesi sebagai guru tersebut akan mencabuli dirinya.

Berawal dari membersihkan kamar korban Kapolsek Deli Tua AKP Zulkifli menjelaskan kasus pembunuhan tersebut berawal saat F membantu membersihkan kamar MI.

Setelah itu F beristirahat dan tertidur di kamar MI.

Tak lama kemudian dia terbangun dan terkejut karena akan diperkosa oleh korban.

Ia menyadari saat celananya sudah diturunkan dan posisi korban sudah menindihnya.

Tak terima dengan kejadian tersebut, F marah dan memukul MI dengan martil.

"Saat itu tersangka terbangun dan terkejut melihat korban sudah menindih dan sudah menurunkan celana dan pakaian dalamnya. Tersangka hendak disodomi oleh korban. Dan karena tidak terima, tersangka yang melihat martil kemudian memukulnya ke korban hingga terjatuh dan meninggal dunia," ujar AKP Zulkifli, Sabtu (9/10/2021).

Setelah membunuh MI, tersangka mengambil ponsel lalu keluar dari jendela dan kabur membawa motor korban.

F kemudian ditangkap di Jalan Brigjen Karamso Gang Nasional, Kelurahan Sei Mari.

"Untuk barang bukti berupa martil, tersangka membuangnya ke sungai. Saat pengembangan kasus untuk mencari barang bukti, tersangka berusaha melarikan diri hingga diambil tindakan tegas terukur dengan menembak di bagian kakinya," kata Kapolsek. 

Artikel ini telah tayang di Kompas

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved