Korupsi Masjid Sriwijaya
Tiang Sudah Berlumut, Kondisi Terkini Masjid Sriwijaya yang Pembangunannya Mangkrak
proyek Masjid Raya Sriwijaya mencuat pasca ditetapkannya mantan Gubernur Sumsel, Alex Noerdin, tersangka dugaan korupsi masjid yang sempat digadang
TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG-Dana Rp 130 miliar sudah mengucur, tetapi pembangunan Masjid Raya Sriwijaya di Jakabaring masih jauh dari kata selesai. Bangunan beton yang sudah berdiri tampak kusam dan ditumbuhi lumut yang mengering.
Seperti diketahui, proyek Masjid Raya Sriwijaya mencuat pasca ditetapkannya mantan Gubernur Sumsel, Alex Noerdin, tersangka dugaan korupsi masjid yang sempat digadang bakal jadi terbesar di Asia Tenggara ini.
Pantauan Tribunsumsel.com di lokasi, Kamis (23/9/2021), salah satu bangunan yang sudah berdiri di antara tiang beton tampak tak terurus.
Dari bentuknya, bangunan tersebut mirip seperti gedung parkir karena ada lift, tangga, dan jalur naik ke lantai dua untuk kendaraan yang berbentuk landai.
Terlihat di bagian atas bangunan tersebut, lantainya dipenuhi lumut dan lumpur. Bahkan di beberapa tempat ada genangan air keruh.
Sedangkan rumput ilalang di sekitar bangunan tumbuh hingga mencapai dada orang dewasa.
Di sekeliling bangunan pagar seng masih terpasang dan papan penanda bertuliskan, "Kawasan & Bangunan ini Dalam Proses Penyidikan Tipikor Kejaksaan Negeri Sumatera Selatan".
Nurlela (42) salah satu warga RT 11 yang tinggal di sekitar bangunan Masjid, mengatakan selama beberapa hari terakhir tidak ada aktivitas dari bangunan masjid.
"Tidak ada yang keluar masuk selama beberapa hari bahkan seminggu ini, bangunan itu tidak didatangi orang. Saya juga kurang tau karena tidak terlihat pagar masuknya," kata Nurlela.
Ia mengetahui jika ada bangunan di dalamnya, tetapi apa yang sedang dibangun ibu rumah tangga ini tidak tahu jelas.
"Seingat saya ada yang bilang mau dibangun masjid tapi belum tau juga," katanya.
Nasaruddin (49) juga tidak melihat adanya aktivitas di lokasi bangunan Masjid Raya Sriwijaya. "Saya cuma buka toko saja ke sini datang pagi pulang sore. Selama itu saya tidak lihat ada yang masuk-masuk ke dalam sana, " katanya sambil menunjuk bangunan.
Sedangkan Sandy (20), warga RT 11 yang tinggal tepat di seberang pintu masuk Masjid Raya Sriwijaya, sempat melihat ada dua bus yang masuk ke dalam lokasi pembangunan.
"Tiga hari lalu ada yang masuk bus dua unit, tapi cuma sebentar. Saya tidak tahu bus apa itu, " ujarnya.
Kasus korupsi Masjid Raya Sriwijaya Jakabaring telah merugikan negara senilai Rp 130 miliar, dan saat ini sudah ada sembilan orang termasuk mantan Gubernur Sumsel Alex Noerdin yang menjalani proses hukum atas mangkraknya pembangunan masjid.