Update Covid 19 di Lubuklinggau

Update Pasien Covid-19 di Lubuklinggau Tinggal 4 Orang, Isoman di Rumah

Saat ini jumlah pasien Covid-19 di Kota Lubuklinggau Sumsel tinggal empat orang dan menjalani isolasi mandiri di rumah masing-masing.

Penulis: Eko Hepronis | Editor: Vanda Rosetiati
TRIBUNSUMSEL.COM/EKO
Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Lubuklinggau Cikwi menyampaikan saat ini jumlah pasien Covid-19 di Kota Lubuklinggau Sumatera Selatan (Sumsel) tinggal empat orang. 

TRIBUNSUMSEL.COM, LUBUKLINGGAU - Saat ini jumlah pasien Covid-19 di Kota Lubuklinggau Sumatera Selatan (Sumsel) tinggal empat orang.

Empat orang pasien tersebut saat ini menjalani isolasi mandiri di rumahnya masing-masing.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Lubuklinggau, Cikwi menyampaikan tren kasus Covid-19 di Lubuklinggau saat ini terus menurun seiring semakin meningkatnya angka kesembuhan.

"Angka konfirmasi sekarang semakin sedikit, sekarang bisa dikatakan kasus semakin turun, bahkan ada kalanya tidak ada penambahan kasus sama sekali," ungkapnya, Kamis (23/9/2021).

Ia menyebutkan hingga saat ini total warga Lubuklinggau yang sudah terpapar Covid -19 mencapai 3.090 orang. Hal ini berbanding lurus dengan angka kesembuhan sebanyak 2.996 orang.

"Kemudian angka kematian kita hanya 90 orang," ungkapnya.

Cikwi pun bersyukur saat ini status Lubuklinggau sudah turun dari Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level 3 menjadi PPKM level 2.

Menurutnya turunnya status Lubuklinggau ini menunjukkan penanganan Covid-19 cukup berhasil, sehingga diharapkan terus menurun dan semua kegiatan masyarakat bisa cepat pulih.

Namun, dengan kondisi saat ini masyarakat Lubuklinggau juga diminta terus menerapkan protokol kesehatan dengan menerapkan 5 M dan jangan sampai lengah.

Cikwi berpesan jangan menganggap mentang-mentang kasus di Lubuklinggau
semakin turun terus boleh tidak menggunakan masker.

"Kita harus belajar dari negara India, awalnya banyak masyarakat kita menggap apa yang terjadi di India tidak akan terjadi di Indonesia, namun apa yang terjadi kita kemaren hampir kewalahan saat terjadi gelombang kedua," ungkapnya.

Sementara, Wali Kota Lubuklinggau, H SN Prana Putra Sohe menyampaikan saat ini warga Lubuklinggau sudah boleh menggelar hajatan dan orgenan.

Hal tersebut menyusul turunnya status Kota Lubuklinggau dari Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level 3 menjadi PPKM level 2.

"Sekarang hajatan dan orgenan sudah boleh tapi tetap mematuhi protokol kesehatan (Prokes)," ungkap wali kota Nanan.

Baca juga: PUBM Sumsel Bayarkan 6 Persil Lahan Proyek Akses Jalan Jembatan Musi 6, Total Dana Rp 9 Miliar

Nanan pun mengingatkan masyarakat Lubuklinggau jangan kebablasan, sebab bila kebablasan jangan salahkan aparat bertindak melakukan pembubaran dan penyitaan.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved