Breaking News:

Tiga Pelajar di Kota Lubuklinggau Ditangkap Polisi Karena Jambret Ojek Online

Tiga tersangka penjambretan ponsel milik ojek online (ojol) di Kota Lubuklinggau Sumatera Selatan (Sumsel) ditangkap

Penulis: Eko Hepronis | Editor: Prawira Maulana
POLRES LUBUKLINGGAU
Ketiga tersangka saat diamankan Tim Macan Polres Lubuklinggau.  

Laporan wartawan Tribunsumsel.com, Eko Hepronis

TRIBUNSUMSEL.COM, LUBUKLINGGAU - Tiga tersangka penjambretan ponsel milik ojek online (ojol) di Kota Lubuklinggau Sumatera Selatan (Sumsel) ditangkap Tim Macan Sat Reskrim Polres Lubuklinggau.

Salah satu tersangka adalah pelajar, inisial AA (15) warga Desa Simpang Gegas Temuan Kecamatan Tiang Pimpung Kepungut Kabupaten Musi Rawas (Mura)

Kemudian,  Agustomi alias Meng (18) warga Kelurahan Air Kati Kecamatan Lubuklinggau Selatan I, Kota Lubuklinggau.

Serta Yogi (23) warga Desa Lubuk Bingin Baru Kecamatan Sindang Beliti Ilir Kabupaten Rejang Lebong, Provinsi Bengkulu.

Kapolres Lubuklinggau AKBP Nuryono melalui Kasat Reskrim AKP M Ismail mengatakan ketiga tersangka ditangkap di sebuah rumah kontrakan Kelurahan Lubuk Kupang Kecamatan Lubuklinggau Selatan, Selasa (21/9/2021) kemarin.

"Ketiganya melakukan aksi pejambretan ponsel Samsung A50 warna biru milik ojol bernama Agung Kurniawan (22) warga RT.3 Kelurahan Tanah Periuk Kecamatan Lubuklinggau Selatan II," ungkapnya pada wartawan Rabu (22/9/2021).

Ceritanya aksi penjambretan itu terjadi Sabtu, 11 September 2021 sekitar pukul 11.00 WIB, di Jalan Yos Sudarso depan Alfamart Kelurahan Taba Jemekeh Kecamatan Lubuklinggau Timur I.

“Korban seperti biasanya ngojek. Saat melintas di depan Alfamart Taba Jemekeh, dipepet oleh para pelaku menggunakan sepeda motor Honda CBR warna merah,” ujarnya.

Ketiga tersangka kemudian merampas ponsel yang dipegang oleh korban. Para tersangka kemudian tancap gas. Korban pun melapor ke Polres Lubuklinggau.

“Berdasarkan hasil penyelidikan, ketiga tersangka kami ringkus di sebuah kontrakan. Ketiganya mengakui melakukan aksi itu. Menurut mereka ponsel dijual, uangnya untuk foya-foya dan pesta narkoba,” ungkapnya. (Joy) 

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved