Breaking News:

PTM Terbatas di Palembang

Akhir September Semua Sekolah di Palembang Dibuka, Anak Lebih Senang Tatap Muka Langsung

Pemerintah Kota Palembang berencana membuka semua sekolah di Palembang pada akhir September ini dengan tetap menerapkan Prokes ketat.

Penulis: Sri Hidayatun | Editor: Vanda Rosetiati
TRIBUN SUMSEL/SRI HIDAYATUN
Walikota Palembang, Harnojoyo meninjau langsung pelaksanaan pembelajaran tatap muka (PTM) terbatas di SDN 136 Palembang, Rabu (15/9/2021). 

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG - Pemerintah Kota Palembang berencana membuka semua sekolah di Palembang pada akhir September ini dengan tetap menerapkan protokol kesehatan (Prokes) ketat. 

Walikota Palembang, Harnojoyo meninjau langsung pelaksanaan pembelajaran tatap muka (PTM) terbatas di SDN 136 Palembang.

Dalam tinjauan ini, Harno melihat satu per satu sarana protokol kesehatan di sekolah ini. Mulai dari tempat cuci tangan hingga ruangan kelas.

Ketika melihat siswa belajar, Harno pun tak lupa mengingatkan siswa untuk tetap semangat dan tetap menjaga protokol kesehatan terutama memakai masker.

"Ya, pelaksanaan PTM terbatas di Kota Palembang ini sudah masuk dalam pekan kedua. Dan alhamdulilah sejauh ini berjalan dengan baik dan lancar, tak ada halangan," ujarnya, Rabu (15/9/2021).

Kata dia, saat ini untuk tingkat TK/PAUD sudah hampir 40 persen yang buka, SD sudah 60 persen dan SMP Negeri sudah 100 persen.

"Target kita 100 persen hingga akhir September ini akan kita buka semua secara bertahap," jelas dia.

Karena melihat kondisi saat ini, anak-anak memang lebih senang belajar di sekolah dibandingkan di rumah.

"Dan mereka saat saya tanya juga lebih mengerti belajar di sekolah dibandingkan di rumah karena lebih paham diajarkan langsung oleh guru," ungkap dia.

Karena itu, ia berharap agar siswa, guru dan walisiswa juga bersama-sama menjaga dan menerapkan protokol kesehatan yang ketat disekolah.

Baca juga: Jaket Pelampung Dianggap Mengganggu, Getek dan Speetboat Beroperasi Tanpa Alat Keselamatan

Keysa, salah satu siswa mengatakan senang dengan adanya sekolah tatap muka ini.

"Lebih senang sekolah tatap muka karena lebih paham kalau di rumah ibu gak ngerti ngajarinya," jelas dia.

Baca berita lainnya langsung dari google news

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved