Breaking News:

PTM Terbatas di Palembang

PTM Terbatas di Palembang Tahap Kedua, SD Manggala Terapkan Selisih 15 Menit Tiap Kelas

Sekolah Dasar Manggala terletak di kawasan Ilir Timur I termasuk salah satu SD yang dibuka perkecamatan masuk tahap dua dari Disdik Kota Palembang.

Penulis: Sri Hidayatun | Editor: Vanda Rosetiati
TRIBUN SUMSEL/SRI HIDAYATUN
SD Manggala yang terletak di kawasan Ilir Timur I termasuk salah satu SD yang dibuka per kecamatan masuk tahap dua dari Disdik Kota Palembang. 

TRIBUNSUMSEL.COM.PALEMBANG - Sekolah Dasar Manggala terletak di kawasan Ilir Timur I termasuk salah satu SD yang dibuka perkecamatan masuk tahap dua dari Disdik Kota Palembang.

Dari pantauan Tribunsumsel.com di lapangan, Senin (13/9/2021) terlihat pembelajaran PTM terbatas digelar dengan menerapkan protokol kesehatan yang ketat.

Satu ruangan, hanya ada 9 hingga 13 siswa. Jarak antar siswa pun terlihat cukup jauh hampir satu meter.

Dan setiap siswa pun terus menggunakan masker selama jam belajar berlangsung.

Kepala SD Manggala, Sugianto mengatakan di hari pertama pelaksanaan PTM terbatas ini berjalan dengan baik.

"Untuk hari pertama PTM ini kita hanya ada 4 rombel yakni untuk kelas 1 dan 2 saja," ujarnya.

Setiap rombel, misal hari ini kelas 1A hanya 9 orang, 1 B ada 12 orang sisanya mereka menggikuti daring. "Untuk jam masuknya juga kita atur sejak awal yakni sekitar 15 menit. Jadi kelas 1 masuk mulai jam 8, lalu kelas 1B masuk jam 8.15 dan seterusnya," jelas dia.

Hal ini dilakukan agar tidak ada terjadi penumpukan sehingga saat jam masuk dan jam pulang siswa.

"Kita juga setelah siswa datang langsung diantar masuk lift dan saat pulang dipastikan siswa dijemput oleh walisiswa yang juga kita atur dengan tertib," ungkap dia.

Baca juga: Syarat Donor Darah Menurut PMI, Juga Orang yang Tidak Boleh Jadi Pendonor

Kata Sugianto, hanya ada 60 persen siswa di sini yang setuju mengikuti PTM terbatas. "Sisanya kita layani dengan tetap secara daring. Kita juga belajar hanya sampai hari kamis, tiap jumat kita semua daring dan juga evaluasi belajar daring dan online ," bebernya.

Sementara itu, Pembina Yayasan Sekolah Manggala , Darwis Hidayat mengatakan pihaknya sangat senang dengan dengan dibukanya PTM terbatas ini.

"Kita juga banyak dapat masukan dari walisiswa walaupun ada yang juga belum mengizinkan tatap muka tapi tak apa," tegasnya.

Kata dia, dengan PTM terbatas ini dapat berjalan dengan baik. "Kita juga menjalankan ini dengan prokes yang sangat ketat dan kiat atue sedemikian ketatnya," bebernya.

Baca berita lainnya langsung dari google news

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved