Breaking News:

Berita Muratara

Lapas Surulangun Rawas Muratara Tingkatkan Penjagaan, Cegah Barang Berbahaya Dibawa Masuk

Lapas Kelas III Surulangun Rawas di Muratara meningkatkan kesiapsiagaan, lebih intens lagi mencegah barang-barang yang dilarang masuk ke dalam Lapas.

Penulis: Rahmat Aizullah | Editor: Vanda Rosetiati
TRIBUN SUMSEL/RAHMAT AIZULLAH
Kepala Lapas Surulangun Rawas, Indra Yudha mengemukakan mereka memperketat pengawasan untuk mencegah barang berbahaya masuk Lapas. 

TRIBUNSUMSEL.COM, MURATARA - Kebakaran yang terjadi di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Tangerang membagi pembelajaran bagi Lapas lainnya terkait keamanan.

Lapas Kelas III Surulangun Rawas di Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara) pun harus meningkatkan kesiapsiagaan untuk mencegah agar kejadian serupa tidak terjadi.

Kepala Lapas Surulangun Rawas, Indra Yudha mengatakan berbagai upaya akan mereka lakukan agar situasi dan kondisi Lapas tetap kondusif.

"Salah satu upaya kami adalah lebih intens lagi mencegah barang-barang yang dilarang masuk ke dalam Lapas. Kami juga akan menambah alat pemadam api," kata Indra Yudha, Sabtu (11/9/2021).

Dia sudah menekankan kepada penjaga pintu masuk Lapas untuk lebih ketat lagi memeriksa setiap barang-barang yang dibawa keluarga napi.

Menurut Yudha, ada banyak barang-barang yang dilarang masuk ke dalam Lapas karena dapat mengancam keamanan dan ketertiban Lapas.

"Seperti HP, narkoba, senjata tajam, korek api, kabel, tali, berbahaya semua itu. Kabel atau korek api itu bisa menyebabkan kebakaran, tali juga bisa dipakai untuk memanjat tembok," jelas Yudha.

Dia mengakui saat ini Lapas Kelas III Surulangun Rawas sudah over kapasitas karena dihuni 290 napi padahal seharusnya 200 orang.

Selain melebihi kapasitas, Lapas Surulangun Rawas yang merupakan satu-satunya bangunan penjara di daerah ini juga sudah tua.

"Jumlah warga binaan kita sekarang ada 290 orang. Sebenarnya Lapas kita ini hanya berkapasitas 200 orang, ini juga bangunan lama," kata Yudha.

Baca juga: Fotografer Tribun Sumsel dan Sriwijaya Post Juara Sayembara Foto Hapernas 2021

Dia mengungkapkan pemerintah daerah setempat telah menghibahkan tanah seluas 3,8 hektare untuk pembangunan Lapas yang baru dengan kapasitas yang lebih banyak.

Penyerahan sertifikat tanah hibah tersebut diberikan langsung Bupati Musi Rawas Utara Devi Suhartoni kepada Kepala Kanwil Kemhumham Sumsel Indro Purwoko di Palembang, pada 15 Maret 2021 lalu.

"Tanah itu nanti rencananya akan dibangun perkantoran, perumahan, gudang dan bangunan Lapas baru dengan kapasitas yang lebih besar dari yang ada saat ini," kata Yudha.

Baca berita lainnya langsung dari google news

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved