Menuju Herd Immunity

13 September Seluruh SMP Negeri di Palembang Buka, Ini Aturan PTM Terbatas di Daerah Level 3 PPKM

Pemkot Palembang mulai 13 September mendatang berencana melakukan pembelajaran tatap muka (PTM) terbatas untuk seluruh SMP negeri di Palembang.

Penulis: Vanda Rosetiati | Editor: Vanda Rosetiati
TRIBUNSUMSEL.COM/SRI
Walikota Palembang Harnojoyo mengatakan mulai 13 September 2021 seluruh SMP Negeri di Palembang bakal dibuka dan diterapkan PTM Terbatas. 

TRIBUNSUMSEL.COM.PALEMBANG - Pemerintah Kota Palembang mulai 13 September mendatang berencana melakukan pembelajaran tatap muka (PTM) terbatas untuk seluruh SMP negeri di Palembang.

Kebijakan ini diambil setelah pemerintah melakukan evaluasi terhadap pelaksanaan PTM di Palembang untuk SMP dan SD yang digelar sejak 6 September 2021 lalu. Sebelumnya, SMK dan SMA telah lebih dulu mengadakan PTM terbatas sejak 30 Agustus 2021.

Rencana dibukanya seluruh SMP Negeri di Palembang ini juga tidak terlepas dari telah turunnya status Palembang dari zona merah ke zona kuning Covid-19 bersama dengan 16 kabupaten/kota lain di Sumsel. Saat ini Palembang juga sudah Level 3 PPKM.

"Hasil evaluasi sementara (PTM) berjalan baik dan lancar," kata Walikota Palembang, H Harnojoyo, Jumat (10/9/2021).

Kata dia, 13 September jumlah sekolah akan ditambah lagi sekolah yang akan menggelar PTM terbatas. Untuk SMP Negeri direncanakan akan buka semuanya. 

"SMP akan kita tambah lagi. Insya Allah semua SMP negeri akan kita buka pekan depan, " jelas dia.

Kata Harno, sekolah-sekolah yang diizinkan tentunya melewati dulu tahap verifikasi yang dilihat dari kesiapan sekolah terkait sarana dan prasarana prokes.

"Ke depan kita inginnya semua sekolah bisa dibuka. Intinya kesiapan sekolahnya dulu, kedepankan prokes. Untuk SD kita masih bertahap namun juga kita tambah lagi dengan sekolah yang telah siap sarana dan prasarana prokesnya," ungkap dia.

30 Persen Kapasitas Terdiri 3 Sesi

Kepala Diknas Kota Palembang, Ahmad Zulinto mengatakan sejauh ini pelaksanaan PTM terbatas di tingkat TK/PAUD, SD dan SMP berjalan dengan baik.

Saat ini, mereka sedang mempersiapkan PTM 100 persen untuk tingkat SMP Negeri tanggal 13 September nanti.

"Untuk swasta masih kami berikan kesempatan untuk mengajukan, dan akan kita verifikasi, kalau memang sudah siap akan kita setujui. Jadi tidak serta merta kita setujui, kita tetap memperketat protokol kesehatan yang harus dipatuhi," katanya.

Pemkot Palembang kata Zulinto juga sudah mengatur pelaksanaan pembelajaran tatap muka (PTM) hanya melibatkan 30 persen siswa dari kapasitas kelas.

Sekolah membagi tiga sesi belajar bagi siswa.

Adapun pembagiannya, yakni sesi kelas pertama mulai dari 7.30-09.30 WIB, lalu sesi kelas kedua 8.30-10.30 WIB, dan kelas ketiga 10.00-12.00 WIB.

Siswa yang masuk sekolah tatap muka hanya dua kali dalam seminggu, selebihnya dilakukan secara daring.

Ada Klaster Tatap Muka Ditutup

Di hari yang sama Wakil Walikota Palembang Fitrianti Agustinda meminta sekolah agar dapat memastikan murid bisa menjalankan sekolah tatap muka dengan protokol kesehatan ketat.

"Kita berharap ke depan tidak adanya klaster penularan bagi anak-anak selama penerapan Prokes dilakukan secara ketat," kata Finda.

Kota Palembang yang saat ini turun menjadi zona level 3, telah sesuai dengan Instruksi Mendagri Nomor 41, yakni dapat melaksanakan sekolah tatap muka.

"Tetapi tentu dengan catatan-catatan Protokol Kesehatan, dan ruang kelas juga tidak boleh lebih dari 15 orang," kata Finda.

Fitri menegaskan, jika suatu saat terjadi penularan di lingkungan sekolah, maka mereka tidak segan-segan untuk melakukan penutupan sekolah tatap muka meskipun dengan berat hati.

"Dan anak-anak yang telah berusia 12 tahun plus 2 hari untuk diarahkan mendapat vaksinasi Covid-19," kata Finda.

Baca juga: 17 Kabupaten/Kota di Sumsel Zona Kuning, Epidemiolog: Harus Tambah Waspada, Vaksin Terus Upayakan

Baca berita lainnya langsung dari google news

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved