Breaking News:

Berita Palembang

Belum Sempat Diantar ke Pulau Rimau, Kurir Ekstasi Ditangkap Satres Narkoba Polrestabes Palembang

Wahyudi (31) seorang kurir narkoba jenis ekstasi ditangkap Sat Resnarkoba Polrestabes Palembang, Kamis (2/9/2021).

Penulis: Rachmad Kurniawan | Editor: Vanda Rosetiati
TRIBUN SUMSEL/RACHMAD KURNIAWAN
Sat Resnarkoba Polrestabes Palembang saat rilis penangkapan dua tersangka kurir narkoba bernama Wahyudi (31) dan Zulkaidah, Sabtu (9/4/2021). 

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG - Selain menangkap Zulkaidah, kurir shabu yang ditangkap ketika sedang menunggu pembeli dan ketahuan membuang barang bukti, Sat Resnarkoba Polrestabes Palembang juga menangkap Wahyudi (31) seorang kurir narkoba jenis ekstasi.

Keberadaan Wahyudi diketahui dan ditangkap saat berada di Jalan Perjuangan Pulo Gadung, Kelurahan Sukadadi, Kecamatan Sukarami bersama istri sirinya.

"Tersangka ditangkap pada Kamis 2 September 2021 sekitar pukul 08:30 WIB, saat bersama istri sirinya. Tapi istrinya ini tidak tahu apa-apa, jadi hanya dia yang diamankan," kata Kasat Resnarkoba Polrestabes Palembang AKBP Andi Supriadi, Sabtu (4/9/2021).

Saat diamankan pelaku sedang bersama istri sirinya dan polisi menemukan 100 butir pil ekstasi warna hijau muda yang akan dijual ke daerah Pulau Rimau, Kabupaten Banyuasin.

Polisi juga telah mengantongi nama pemesan pil ekstasi dari tangan kurir tersebut.

"Pelaku kurir ini diminta mengantar pil ekstasi rencananya ke daerah Pulau Rimau, dengan upah Rp 500 ribu, " ujarnya.

Dua orang kurir narkoba ditangkap di lokasi yang berbeda di hari yang sama, tersangka lainnya adalah Zulkaidah warga Kelurahan Talang Kelapa, Kecamatan Alang-Alang Lebar. Ia ditangkap sedang menunggu pembeli barang haram tersebut di pinggir Jalan Jepang, Kelurahan Karya Baru.

Baca juga: Satreskrim Polres OI Disebut Bebaskan Pelaku Pungli Truk, Ini Jawaban AKP Shisca Agustina

Ketika kedapatan akan melakukan transaksi tersangka sempat membuang barang bukti.

Namun momen saat Zulkaidah membuang plastik berisi narkotika, terlihat oleh anggota polisi.

Sabu yang dibawa seberat 102,8 gram dengan nilai jual sebesar Rp 58 juta. Upah yang diterima sebesar Rp 1 juta.

"Yang bersangkutan membuang plastik hitam yang isinya satu bungkus plastik klip bening berisi narkotika jenis shabu. Tersangka tidak bisa mengelak dan dibawa ke Polrestabes Palembang, " ucap AKBP Andi.

Ia menambahkan, dari pengakuan tersangka dia diminta mengantar kepada seorang pembeli yang saat ini belum tertangkap. Diketahui sudah membayar Rp 27 juta, sedangkan sisanya menyusul.

Kedua tersangka dijerat pasal yang sama, Pasal 114 ayat (2) dan Pasal 112 ayat (2) UU RI nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika. Dengan hukuman penjara paling singkat enam tahun dan paling lama 20 tahun.

Baca berita lainnya langsung dari google news

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved