Berita OKI

Bila Positif Covid 19, Peserta SKD CPNS OKI Diminta Segera Lapor Panselda CPNS OKI, Ini Nomornya

Jika terdapat calon peserta ujian yang hasil rapid atau PCR dinyatakan positif dapat melaporkan kepada panitia dan dapat dijadwal ulang ujian SKD.

TRIBUNSUMSEL.COM/WINANDO
Kepala Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Kabupaten Ogan Komering Ilir, Maulidini. 

TRIBUNSUMSEL.COM, KAYUAGUNG -Total 4.616 Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Kabupaten Ogan Komering Ilir akan mengikuti Seleksi Komponen Dasar (SKD) yang dilaksanakan pada 6 sampi 8 September 2021 mendatang.

Dari keseluruhan, sebanyak 4.368 peserta memilih titik lokasi tes di Gedung The Sultan Convention Center dijalan Sultan M Mansyur No.7 Kelurahan Bukit Lama, Kota Palembang.

Sedangkan 253 orang lainnya memilih lokasi tes diluar daerah yaitu di kantor BKN/kantor regional BKN dan UPT BKN dimasing-masing kota.

Dari keterangan Kepala Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) OKI, Maulidini bahwa pemda OKI tidak merekomendasikan lokasi Rapid Test Antigen atau PCR.

"Kami panitia seleksi daerah (Panselda) tidak merekomendasikan dan melakukan kerjasama dengan pihak ketiga terkait lokasi rapid test maupun PCR. Peserta bisa melakukan secara mandiri," jelasnya saat dikonfirmasi langsung, Jum'at (3/9/2021) sore.

Jika nantinya, terdapat calon peserta ujian yang hasil rapid atau PCR dinyatakan positif dapat melaporkan kepada panitia dan dapat dijadwal ulang ujian SKD.

"Kalau hasil positif segera melaporkan ke panitia bidang pelayanan dan informasi ke nomor 0812-1000-8059. Selanjutnya kami akan menjadwalkan SKD susulan bagi peserta tersebut," terang dia.

Sudah Sangat Melebihi Kapasitas, Pemkab OKI Akan Perluas Lahan TPAS di Sepucuk

Sementara, jika peserta ujian tidak membawa atau belum melakukan rapid test, panitia telah menyiapkan dilokasi tes.

"Tetapi sebaiknya lakukan tes tersebut sebelum berangkat kelokasi tes, karena masa berlaku rapid test antigen 1x24 jam dan PCR yaitu 2x24 jam," ujarnya.

"Selain itu peserta wajib membawa dokumen berupa KK atau KTP, serta kartu ujian. Terpenting menunjukkan hasil non reaktif (negatif) Covid-19," tambahnya.

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved