Breaking News:

Berita Muratara

Air Sungai Rupit-Rawas di Muratara Mulai Jernih, Polres Tegaskan Tak Akan Mundur

Kasat Reskrim AKP Dedi Rahmad Hidayat menegaskan penindakan tambang emas ilegal akan terus dilakukan agar sungai rawas dan rupit kembali jernih

TRIBUNSUMSEL.COM/RAHMAT
Perbedaan warna air sungai Rupit di Kabupaten Musi Rawas Utara pasca penindakan aktivitas tambang emas ilegal di bantaran Sungai Tiku beberapa waktu lalu 

Laporan Wartawan Tribunsumsel.com, Rahmat Aizullah 

TRIBUNSUMSEL.COM, MURATARA - Air Sungai Rupit dan Sungai Rawas di Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara) sudah mulai jernih dari sebelumnya keruh pekat.

Pasca operasi penindakan yang dilakukan polisi terhadap aktivitas penambangan emas ilegal di bantaran Sungai Tiku di Kecamatan Karang Jaya, Sabtu (7/8/2021) lalu.

Polisi sudah melakukan penindakan untuk yang ketiga kalinya terhadap tambang emas ilegal yang membuat air sungai menjadi keruh tersebut.

"Alhamdulillah. Terima kasih banyak buat polisi dan Pemda. Kini air sungai kami mulai jernih walaupun belum jernih nian, jadilah dibandingkan sebelumnyo," kata warga, Joni, Rabu (11/8/2021). 

Kapolres Musi Rawas Utara, AKBP Eko Sumaryanto melalui Kasat Reskrim AKP Dedi Rahmad Hidayat menegaskan penindakan akan terus dilakukan agar sungai kembali jernih.

"Kami tidak akan pernah mundur, kalau masih ada (tambang emas ilegal beroperasi), kami turun lagi, ini untuk kemaslahatan orang banyak," katanya. 

Dedi mengakui operasi yang telah mereka lakukan memang belum maksimal karena para penambang selalu berhasil lolos dari incaran.

Polisi hanya bisa memusnahkan kamp-kamp dan alat-alat tambang di lokasi penambangan liar tersebut dengan cara dibakar. 

"Sudah tiga kali kami turun memang belum dapat satu pun pelaku, kami cuma bisa menindak dengan membakar kamp dan alat-alat mereka," katanya. 

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved