Berita Viral

Kisah Haru Jenderal Andika Perkasa Tahu Letnan Saka Anak Brigjen Ricky Samuel Idap Kanker

Haru-biru terjadi saat Kepala Staf TNI AD Jenderal TNI Andika Perkasa bertemu dengan putra mendiang teman seperjuangannya di ruang rawat inap rumah sa

Tayang:
YouTube/TNI AD
Tangkapan layar pertemuan antara Kepala Staf TNI AD Jenderal TNI Andika Perkasa dengan Letda ARM Nugra Pussaka 

(Terdiam sejenak) Mungkin kalo kata dokter juga ada kemungkinan genetik," kata Asa.

Seusai mendengar penuturan itu, Andika lantas memerintahkan agar Letda Nugra tetap menunggu di RSPAD sembari menjalani empat putaran kemoterapi.

Nugra sendiri baru menjalani putaran pertama kemoterapi.

"Ya udah, jadi ini 'kan baru putaran pertama," ujar Andika.

"Kemo(terapi) atau radio(terapi)?" tanya Andika kepada perwira bawahannya.

"Kemo," jawab perwira di belakangnya.

"Habis ini kedua, kedua ini (memakan waktu menunggu) tiga minggu, enggak usah pulang," lanjut Andika.

Maka, Andika minta untuk menghubungi Kakesdam Iskandar Muda ketika itu, Kol Ckm dr.Ismi Purnawan,Sp.JP (K) M.A.R.S., FIHA, yang menjabat sampai 28 Mei lalu.

"Kasih tahu dr Ismi, perintah saya, Letnan Saka menunggu untuk putaran kedua kemoterapi di Jakarta sampai selesai keempat," tegas Andika dengan nada bergetar.

"Oleh karena itu Kakesdam melapor kepada Pangdam bahwa ini adalah perintah saya," pungkas Andika.

Sikap itu wajar diambil oleh Andika kepada keluarga mendiang Ricky Samuel.

Kepada kedua anak mendiang Ricky, Andika mengatakan sangat menghormati mendiang Ricky sejak masih pendidikan di Akmil.

"Om sangat hormat sama Papa, sejak waktu dulu di Akmil.

Papa sudah mau lulus, Om masih ingat, Papa adalah salah seorang idolanya Om," aku Andika kepada Nugra dan Asa.

"Betul itu," sahut Hetty.

"Mungkin sekitar dua minggu sebelum kecelakaan, Om 'kan dateng, ke Batujajar, waktu itu.

Andika menyambung cerita berada di Batujajar, dua minggu sebelum kecelakaan yang menimpa Ricky.

"Om masih Letkol enggak naik-naik pangkat waktu itu, kalo Papa Kolonelnya udah lama.

Padahal kita beda satu tahun. Papa itu orang bagus," lanjut Andika.

Maka, Andika ingin sekali meneruskan cita-cita temannya dengan mengupayakan kesembuhan Saka dari kanker stadium .

"Makanya, Saka bisa meneruskan cita-citanya Papa, Asa bantu.

Harus kuat, dan punya keinginan, ingat itu dimulainya dari sini (menunjuk dada),

'Saya harus sembuh, saya bisa sembuh, saya bisa sembuh, (nadanya menaik), saya pasti bisa sembuh,',

Saya mau melihat asa, kita berdua harus mewujudkan cita-cita Papa-Mama," pesan Andika kepada Nugra dan Assila.

Seusai mendoakan kesembuhan, Andika dan Hetty pamit kepada dua anak sahabatnya itu.

"Oke, Saka, harus sembuh, harus bisa dan bisa, tetap pasti bisa," tutup Andika.\

Klik di sini untuk melihat videonya 

Halaman 4/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved