Breaking News:

Berita Prabumulih

Penangkapan Pengedar Narkoba di Prabujaya dan Tanjung Raman Prabumulih

Dalam satu malam tim opsnal Silent Wolf Satuan Narkoba Polres Prabumulih berhasil meringkus dua pengedar narkoba jenis sabu dan pil ekstasi 

Penulis: Edison | Editor: Yohanes Tri Nugroho
TRIBUNSUMSEL.COM/EDISON
Dua pengedar narkoba jenis sabu dan pil ekstasi yang diamankan tim opsnal Silent Wolf Unit II Satuan Narkoba Polres Prabumulih di dua tempat berbeda di kota Prabumulih, Selasa (3/8/2021). 

Laporan Wartawan Tribunsumsel.com, Edison Bastari

TRIBUNSUMSEL.COM, PRABUMULIH - Hanya dalam satu malam tim opsnal Silent Wolf Unit II Satuan Narkoba Polres Prabumulih berhasil meringkus dua pengedar narkoba jenis sabu dan pil ekstasi di dua tempat berbeda di kota Prabumulih, Selasa (3/8/2021).

Tidak hanya meringkus dua pelaku, petugas juga berhasil mengamankan barang bukti hasil kejahatan berupa sabu dengan berat total 17,85 gram dan 4 butir pil ekstasi dari tangan kedua pelaku.

Pelaku pertama yakni Juanda diringkus petugas di sebuah Bedeng yang berlokasi di Jalan Sampoerna RT 06 RW05 Kelurahan Prabujaya Kecamatan Prabumulih Timur Kota Prabumulih, sekira pukul 19.30.

Dari tangan tersangka Juanda, polisi menyita barang bukti narkoba jenis sabu sebanyak 8 paket dengan berat 7,50 gram, 4 butir pil ekstasi, berikut 1 unit timbangan digital warna hitam, satu bal plastik dan handphone.

Lalu pelaku kedua yakni Haryawan alias Iwan yang diringkus petugas di Kawasan Jalan Basuki Rahmat Kelurahan Tanjung Raman Kecamatan Prabumulih Selatan Kota Prabumulih sekira pukul 17.00.

Dari tangan Haryawan, petugas berhasil menyita barang bukti narkoba sebanyak 28 paket sabu dengan berat total 10,35 gram.

Kapolres Prabumulih AKBP Siswandi SH SIK MH melalui Kasat Narkoba, AKP Yulia Farida SH menjelaskan, para pelaku ditangkap saat akan bertransaksi dengan pelanggannya.

"Saat kita ringkus kedua tersangka tidak bisa berkilah lagi karena petugas kita berhasil menemukan barang bukti narkoba milik keduanya yang rencananya diduga akan dijual kepada pembeli," tegas Kasat ketika dikonfirmasi, Rabu (4/8/2021).

Baca juga: Warga Prabumulih Keliling Rumah Sakit dan Puskesmas Cari Vaksin, Stok Selalu Kosong

Kasat Narkoba menjelaskan, pelaku yang pertama ditangkap yakni Haryawan dan kemudian berselang dua jam, tim opsnal Silent Wolf Unit II dengan KBO IPDA Rudi Hartono Katim Bripka Ariel Sky Pakjo, Apri Coll, Aru Brantas, Andi Beret dan Agung Kolpah berhasil mengamankan satu orang tersangka kedua yakni Juanda.

"Akibat perbuatannya kedua pelaku dijerat Pasal 114 subsider Pasal 112 UU RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman minimal 6 tahun penjara dan maksimal seumur hidup," tegasnya

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved