Breaking News:

Berita Muratara

3 Pejabat RSUD Rupit Dicopot dari Jabatannya, Ini Alasan Bupati Muratara Devi Suhartoni

Tiga pejabat di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Rupit, Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara) dicopot dari jabatannya, Rabu (4/8/2021). 

TRIBUNSUMSEL.COM/RAHMAT
Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Rupit di Desa Lawang Agung, Kecamatan Rupit, Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara). Tiga pejabat di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Rupit, Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara) dicopot dari jabatannya, Rabu (4/8/2021). 

Laporan Wartawan Tribunsumsel.com, Rahmat Aizullah

TRIBUNSUMSEL.COM, MURATARA - Tiga pejabat di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Rupit, Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara) dicopot dari jabatannya, Rabu (4/8/2021). 

Mereka yang dicopot adalah Direktur RSUD Rupit dr Herlinah, Kepala Tata Usaha (TU) dr Epiek Kusumawati, dan Kepala Seksi (Kasi) Pelayanan dr Rosidah. 

"Kita hari ini ada penyegaran organisasi rumah sakit, Dirut, Kepala TU dan Kepala Pelayanan, kita tukar semua," kata Bupati Musi Rawas Utara, Devi Suhartoni.

Dia mengatakan mencopot tiga pejabat RSUD Rupit tersebut atas dasar kinerja dan evaluasi Badan Pertimbangan Jabatan dan Kepangkatan (Baperjakat). 

Menurut dia, dari hasil evaluasi Baperjakat dirasa sudah selayaknya ada penyegaran organisasi di tubuh rumah sakit plat merah itu. 

"Atas dasar performance, evaluasi, kami sebelum melakukan itu, ada analisis jabatan, ada pengawasan Inspektorat, tidak serta merta mencopot," kata Devi.

Dia menyebutkan jabatan Direktur RSUD Rupit saat ini diamanahkan kepada dr Heni sebagai Pelaksana Tugas (Plt). 

Heni merupakan Kepala Bidang (Kabid) Pengendalian dan Pemberantasan Penyakit (P2P) di Dinas Kesehatan Kabupaten Musi Rawas Utara. 

Selama menjadi Plt Direktur RSUD Rupit, Heni dibantu oleh dua pejabat lainnya yakni Marlinda Sari selaku Kepala Dinas Kesehatan dan dr Mahendra selaku Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB). 

"Saya pikir sepertinya memang kita perlu penyegaran di RSUD Rupit ini. Mereka (pejabat yang dicopot) sudah layu, mudah-mudahan yang baru ini segar lagi," harapnya.

Devi menegaskan kepada dokter, perawat, bidan, dan seluruh pegawai RSUD Rupit untuk memberikan pelayanan kesehatan yang terbaik kepada masyarakat. 

Baca juga: IPB University Tagih Hutang Rp 1,9 Miliar ke Pemkab Muratara, Dana Mahasiswa Beasiswa Utusan Daerah

Devi juga mengancam akan memberi sanksi kepada pegawai ASN dan memberhentikan pegawai TKS yang tidak disiplin dalam bekerja di RSUD Rupit. 

"Layani masyarakat dengan baik, rawat pasien dengan senyum. Siapapun sakit, harus cepat dirawat dulu, nanti baru administrasi, jangan mempersulit orang. Kalau ada yang tidak disiplin ada sanksi, bisa saja saya berhentikan," tegasnya.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved