Breaking News:

Berita Banyuasin

Bukan Karena Wajib Sertifikat Vaksin, Ini Penyebab Antrean Panjang Truk di Pelabuhan TAA

Antrean panjang kendaraan Terjadi di Pelabuhan Penyeberangan Tanjung Api-Api Kabupaten Banyuasin, Minggu (1/8/2021).

Penulis: M. Ardiansyah | Editor: Yohanes Tri Nugroho
TRIBUNSUMSEL.COM/ARDIANSYAH
Antrean truk yang berada di Pelabuhan Penyeberangan Tanjung Api-Api Kabupaten Banyuasin. 

TRIBUNSUMSEL.COM, BANYUASIN  - Tak adanya penambahan ekstra trip penyebarangan ke pulau Bangka di Pelabuhan Penyeberangan Tanjung Api-Api Kabupaten Banyuasin, membuat terjadinya antrean panjang.

Tak adanya penambahan ekstra trip penyebarangan, karena di Pulau Bangka saat ini sedang melaksanakan PPKM level 4.

Namun, pihak pengelola Pelabuhan Penyeberangan TAA Banyuasin berupaya untuk melakukan koordinasi dengan pelabuhan Bangka agar kondisi antrean truk di Pelabuhan TAA bisa segera terangkut.

Para sopir truk yang ditemui di pelabuhan penyeberangan Tanjung Api-Api Kabupaten Banyuasin mengatakan mereka tidak mengetahui sampai harus mengantre.

"Sudah kami tanya, bukan masalah sertifikat vaksin. Karena, kami cukup berbekal surat antigen atau PCR tetap bisa menyeberang" ujar Aldi sopir truk pengangkut sayur dari Bengkulu, Minggu (1/8/2021).

Antrean truk, hingga berada di luar komplek area pelabuhan penyeberangan TAA Banyuasin.

Para sopir juga mengaku, tidak tahu kapan mereka bisa berangkat. Dengan kondisi mengantre ini, pastinya pengeluaran selama berada di pelabuhan juga akan bertambah.

Kepala UPTD Pelabuhan Penyeberangan TAA Banyuasin Iwan Gunawan didampingi Kepala Pelabuhan M Zulkarnain menjelaskan, adanya antrean truk d pelabuhan penyeberangan TAA, karena memang tidak ada ekstra trip.

Terlebih, saat ini hanya ada tujuh kapal yang melayani penyeberangan dari TAA ke Bangka dan sebaliknya.

"Kami melakukan koordinasi, agar bisa menambah ekstra trip. Sehingga, tidak ada antrean di pelabuhan. Ini masih terus kami lakukan, agar penambahan ekstra trip bisa secepatnya dilaksanakan," katanya.

Baca juga: Banyuasin Terapkan PPKM Level 3, OPI Mall Mulai Sesuaikan Jam Operasional

Sejauh ini, untuk mengurangi antrean truk yang ada di pelabuhan TAA, pihak pengelola secara bergantian menyeberangkan truk-truk yang mengantre.

Truk yang menjadi prioritas diseberangkan sendiri yakni truk yang mengangkut kebutuhan sehari-hari baik itu sembako, hewan ternak, buah-buahan maupun sayuran.

"Kami mengerahkan tujuh kapal feri untuk mengangkut truk-truk yang mengantre ini. Semaksimal mungkin kami berusaha, agar truk-truk ini bisa menyeberang semuanya," pungkasnya. 

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved