Berita OKU
Cuaca Ekstrem Berpotensi Terjadi di OKU Dalam Tiga Hari Kedapan, BPBD Minta Masyarakat Waspada
Manager Pusdalops BPBD OKU, Gunalfi menjelaskan, saat ini OKU tengah dilanda hujan deras disertai angin kencang.
Penulis: Leni Juwita | Editor: Slamet Teguh
TRIBUNSUMSEL.COM, BATURAJA - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) mengingatkan dalam tiga hari ini cuaca masih ektrem sehingga masyarakat di OKU harus waspada.
Manager Pusdalops BPBD OKU, Gunalfi menjelaskan, saat ini OKU tengah dilanda hujan deras disertai angin kencang.
Ditambah fenomena hujan es juga terjadi di OKU.
Untuk itu, pihaknya bakal berkoordinasi dengan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) untuk menganalisis kondisi cuaca terkini.
Gunalfi menjelaskan, menurut BMKG, intensitas hujan tinggi di Sumatera Selatan dalam dua hari terakhir dipengaruhi oleh beberapa faktor.
Pertama, Indian Ocean Dipole (IOD) yang berada pada fase negatif sehingga meningkatkan curah hujan di wilayah Indonesia bagian barat, termasuk Sumsel.
Kedua, adanya belokan angin yang menyebabkan pembentukan awan hujan di wilayah setempat.
“Kondisi ini memicu pertumbuhan awan-awan konvektif (cumulonimbus) yang berpotensi menimbulkan hujan lebat, hujan es, hingga angin kencang, termasuk di wilayah OKU,” jelas Gunalfi melalui pesan WhatsA pp pada Selasa (30/9/25).
Baca juga: Daftar Wilayah Rawan Bencana Banjir dan Longsor di Musi Rawas Saat Cuaca Ekstrem Melanda
Baca juga: Daftar Wilayah Rawan Bencana Banjir dan Longsor di Musi Rawas Saat Cuaca Ekstrem Melanda
Ia menambahkan, BMKG memprediksi potensi hujan sedang hingga lebat di OKU masih akan berlangsung dalam tiga hari ke depan.
Untuk hari ini, intensitas hujan diperkirakan turun pada malam hari.
Sementara besoknya, potensi hujan akan terjadi sejak siang hingga malam, dan lusa diperkirakan kembali turun pada sore hingga malam hari.
BPBD OKU mengimbau masyarakat untuk selalu meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana hidrometeorologi, seperti banjir, pohon tumbang, hingga tanah longsor.
"Hasil monitoring cuaca yang kami pantau dari citra satelite BMKG dan meteorology dunia khususnya untuk wilayah OKU dan sekitarnya masih berpotensi terjadi hujan dengan kategori yang bervariasi mulai dari lebat hingga sedang. karena ada beberapa faktor yang menyebabkan yang dimana salah satunya adanya pusat tekanan tinggi di beberapa wilayah sumsel yang dimana hal tersebut dapat menjadi salah satu pemicu cuaca ekstream selain dari faktor dinamika atmosfer lainnya," jelasnya.
Ia mengimbau, ,asyarakat OKU agar melakukan langkah-langkah mitigasi, baik struktural maupun nonstruktural.
Misalnya, melaksanakan giat Jumat bersih, serta merapikan atau memotong pohon-pohon tua yang rawan tumbang agar risiko dapat diminimalisasi
"Dengan potensi cuaca ekstrem yang masih berlanjut, BPBD mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk tetap siaga dan segera melaporkan bila terjadi bencana di wilayah masing-masing," tegasnya.
| Kisah Widodo Boyong Anak Istri Jalan Kaki 3 Bulan dari Semarang ke Muba Demi Pulang Kampung |
|
|---|
| Isu BBM Naik per-1 April, Antrean Kendaraan Memanjang di SPBU Tanjung Baru OKU |
|
|---|
| Atasi Banjir Tahunan di Baturaja OKU, BBPJN Sumsel akan Bongkar Jalinsum Perbaiki Drainase Tersumbat |
|
|---|
| Dinas Pendidikan OKU Pastikan Sekolah Tetap Melaksanakan Proses Belajar Secara Tatap Muka |
|
|---|
| Kemarau Tahun 2026 Diprediksi Cukup Panjang, BPBD OKU Imbau Lapisan Masyarakat Lakukan Ini |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sumsel/foto/bank/originals/Termasuk-Palembang-Berpotensi-Hujan-Prakiraan-Cuaca-Sumsel-Hari-ini-Selasa-30-September-2025.jpg)