Breaking News:

Berita OKI

Kebakaran di Kompleks DPRD OKI, 1 Rumah Permanen Terbakar, Dihuni 2 Kepala Keluarga

Kobaran api yang membumbung tinggi menghanguskan sebuah rumah permanen yang berada di kompleks perumahan DPRD OKI.

Penulis: Winando Davinchi | Editor: Vanda Rosetiati
TRIBUN SUMSEL/WINANDO DAVINCHI
Satu rumah permanen yang berada di Kompleks Perumahan DPRD OKI, Desa Celikah, Kecamatan Kayuagung terbakar, Kamis (29/7/2021) sore. Api dipadamkan setelah 2,5 jam. 

TRIBUNSUMSEL.COM, KAYUAGUNG - Kobaran api yang membumbung tinggi menghanguskan sebuah rumah permanen dihuni dua kepala keluarga yang berada di kompleks perumahan DPRD OKI, Desa Celikah, Kecamatan Kayuagung, Kabupaten Ogan Komering Ilir.

Kebakaran tersebut diketahui oleh warga , Kamis (29/7/2021) tepatnya jam 17.00 WIB dan membuat panik penduduk sekitar.

Saat dikonfirmasi Tribunsumsel.com, pemilik rumah yaitu Hifson Munandar menduga percikan api berasal dari korsleting arus listrik.

"Jadi tadi sore saya sedang pergi ke warung, berselang beberapa menit saya ditelepon dan mendapat informasi bahwa ada api di rumah saya,"

"Karena panik maka saya bergegas pulang, dan ternyata benar api besar sudah membumbung diatap rumah dengan kepulan asap pekat," jelasnya saat dikonfirmasi.

Dijelaskannya, disaat kejadian terdapat istrinya yang sedang berada di rumah dan melihat percikan api yang berasal dari kamar di bagian belakang (dapur).

"Percikan api itu kemudian membakar bagian atap rumah dan dengan cepat menjalar kesisi ruang tamu," terangnya.

Meski sejauh dalam kejadian tidak ada korban jiwa, namun rumah kontruksi beton yang ditinggali dua Kepala Keluarga (KK) beserta keluarga tersebut ludes terbakar.

"Untuk total kerugian belum bisa dipastikan, sementara kami akan menginap dirumah sanak saudara," papar dia.

Dikonfirmasi lebih lanjut, Sekretaris Satpol PP dan Damkar OKI, Agma Yuska menyebutkan kobaran api dapat dipadamkan setelah menerjunkan 3 unit mobil damkar dan 18 orang petugas.

"Dengan peralatan lengkap, petugas berjibaku memblokir kobaran api agar tidak merambat ke rumah warga yang bersebelahan. pemadaman dan pendinginan berlangsung selama kurang lebih 2,5 jam," jelasnya Agma.

Terjadinya kebakaran ini diduga bersumber dari arus pendek listrik bagian atas rumah.

"Kemudian api terus membesar sehingga menghanguskan 1 rumah yang di huni 2 KK yaitu atas nama Hifson Munandar dan Samsir," terangnya.

Baca juga: Kebakaran Pabrik Sekaligus Gudang PT SIG di Sako, Tidak Ada Korban, Pemadaman Masih Berlangung

Ikuti Kami di Google Klik

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved