Breaking News:

Berita Palembang

Walikota Palembang Harnojoyo Minta OPD Percepatan Serapan Dana Alokasi Khusus 

Walikota Palembang, H Harnojoyo meminta agar penyaluran  Dana Alokasi Khusus (DAK) yang masuk ke Pemerintah Daerah untuk dipercepat serapannya 

Editor: Yohanes Tri Nugroho
SRIPOKU/RAHMALIYAH
Rapat terkait serapan DAK dilingkungan Pemkot Palembang di Rumah Dinas Walikota Palembang, Selasa (27/7/2021) 

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG -- Walikota Palembang, H Harnojoyo meminta agar penyaluran  Dana Alokasi Khusus (DAK) yang masuk ke Pemerintah Daerah untuk dipercepat serapannya  

Sebab, sampai saat ini realisasi DAK di Triwulan II baru 7,54 persen.

Namun, ia menyakinkan bahwa semua proses tender telah berjalan. 

"Kami optimis semua program pemerintah yang menggunakan DAK akan bisa berjalan sesuai rencana karena sudah ada yang ditenderkan. Tapi, untuk OPD juga kami ingatkan sesegera mungkin merealisasikan serapan DAK, " Jelasnya, Selasa (27/7/2021) 

Harno mengatakan, DAK yang diterima Pemkot Palembang sebesar Rp124 miliar di triwulan II ini belum sepenuhnya dipergunakan. Dimana peruntukannya bagi 10 bidang fisik terbesar ada pada Pendidikan. 

"Tahun ini lebih besar sedikit dari tahun lalu Rp120 miliar. Sejauh ini kendala hanya soal administrasi saja. Salah satu tujuan pemulihan ekonomi nasional ini supaya pergerakan pembangunan ekonomi nasional berjalan," katanya

Dari total Rp124,777 miliar ini diprioritaskan untuk 10 bidang yakni pendidikan Rp63,3 miliar, kesehatan Rp21,8 miliar, kesehatan (RSUD Bari) Rp394 juta, jalan Rp6,1 miliar, sanitasi Rp9,9 miliar,

air minum Rp10,6 miliar, irigasi Rp8,7 miliar, perumahan Rp987 juta, keluarga berencana Rp1,25 miliar dan perikanan Rp1,21 miliar. 

"Realisasi DAK Fisik Triwulan II ini 7,54 persen, masih ada waktu sampai 31 Agustus, ini sesuai dengan anggaran yang diusulkan," katanya. 

Selain DAK fisik Rp124 miliar ada juga non fisik Rp409 miliar diantaranya tunjangan profesi guru, operasional sekolah, insentif nakes.

"Sampai Desember harus selesai, kalau tidak anggarannya kembali ke pusat, sebenarnya fisik sudah banyak realisasinya, hanya saja proses administrasinya masih lambat," katanya.

Baca juga: Pemakaman Khusus Covid-19 di Gandus Terisi 70 Persen, Pemkot Palembang Tambah Satu Hektare

Sementara itu, Sekretaris Badan Perencanaan Pembangunan Daerah, Penelitian, dan Pengembangan Kota Palembang (Bappeda Litbang) Kota Palembang Ir. Aris Munandar menambahkan, bahwa dari 124 Miliar DAK, sebanyak hampir 50 persen DAK akan diperuntukan kepada Pendidikan.

"Kalau untuk persentasenya dari 124 Miliar jika di persentasekan paling banyak itu di Pendidikan dengan mendekati 50 persen. Sementara yang lainnya terbagi, seperti Kesehatan itu 21 yaitu Miliar," Tutupnya.  (SP/RAHMALIYAH)

Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved