Seputar Pencinta Alam
Cara Mendapatkan Air Saat Mendaki Gunung, Tak Selalu Andalkan Mata Air
Oleh karena itu air sangat penting untuk membantu kondisi pendaki tidak haus dan lemah dalam mendaki.
Penulis: M Fadli Dian Nugraha | Editor: Slamet Teguh
Kemudian minumlah air yang sudah diperas dengan kain, batu di dalam botol tersebut jika kondisi benar-benar terdesak.
2.Tampung Air Saat Hujan
Cara selanjutnya yaitu para pdenaki menyediakan jas hujan ponco.
Buat lubang di tanah kemudian lapiskan lubang kecil tersebut dengan ponco.
Air hujan akan mengenangi ponco, lakukan saat hujan deras.
Maka air akan terkumpul di jas hujan ponco.
Air dari hujan bisa langsung diminum tidak seperti air dalam genangan.
3. Ambil Air Dengan Daun Dan Plastik
Cara selanjutnya mendapatkan air dengan mengikat daun dengan plastik dan karet.
Saat daun diikat dengan plastik dan karet, usahakan matahari menyinari daun yang dilapisi oleh plastik dan karet.
Dalam beberapa jam daun akan mengeluarkan air di dalam plastik karena resapan sinar matahari.
Air dalam daun memang akan keluar tidak banyak, tetapi cukup untuk melepas dahaga haus.
4. Cari Kolam, air terjun dan Sungai.
Jika tersesat di gunung cobalah telinga untuk benar-benar suara air walaupun kecil.
Jika ada suara entah sungai atau air terjun segera menuju arah sumber suara.
Lalu anda bisa mengambil air dari sungai dan air terjun.
Saat tiba di sungai dan air terjun selalu tampung air di botol yang dibawa pendaki.
Lebih baik lagi kalau anda ingin air yang hangat, anda bisa membuat perapian dan memasak air dari kolam, sungai atau air terjun.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sumsel/foto/bank/originals/empat-cara-pendaki-gunung-menemukan-air.jpg)