Seputar Pencinta Alam
Cara Mendapatkan Air Saat Mendaki Gunung, Tak Selalu Andalkan Mata Air
Oleh karena itu air sangat penting untuk membantu kondisi pendaki tidak haus dan lemah dalam mendaki.
Penulis: M Fadli Dian Nugraha | Editor: Slamet Teguh
TRIBUNSUMSEL.COM - Pendakian Gunung adalah kegiatan yang menyenangkan.
Dengan mendaki gunung kita bisa melihat pemandangan yang tidak kita lihat di kota.
Ramah tamahnya penduduk sekitar gunung yang mau didekati meski tidak kenal, Kamis(22/7/2021).
Disamping Makanan Dan Peralatan Mendaki Gunung. (Instagram Wanadri)
Tapi kegiatan mendaki gunung juga termasuk kegiatan yang berbahaya kalau tidak mempersiapkan etika pendakian dan ilmu mendaki gunung.
Daun Yang Diikat Harus Terkena Sinar Matahari Agar Daun mengeluarkan Air.
(Mountain.Tress.Com)
Yang paling dibutuhkan oleh pendaki gunung selain peralatan dan makanan adalah air.
Oleh karena itu air sangat penting untuk membantu kondisi pendaki tidak haus dan lemah dalam mendaki gunung.
Ada Beberapa kasus para pendaki yang tanpa sengaja tersesat di gunung.
Saat tersesat aspek air sangat penting bagi pendaki tersebut, sehingga pikiran terus bisa konsentrasi.
Baca juga: Tujuh Etika Dalam Pendakian Gunung Yang Wajib Dijalankan Para Pendaki
Baca juga: Daftar Penyakit di Gunung Yang Mengintai Para Pendaki, Begini Cara Mengatasinya, Waspada
Berikut ini adalah cara mencari air untuk para pendaki gunung yang tersesat.
1. Carilah Di Genangan Air.
Di dalam hutan yang lebat apalagi gunung cukup sulit untuk menemukan sungai ataupun air terjun.
Terkadang juga saat musim kemarau air terjun sedikit ada.
Anda bisa mencari genangan air di bebatuan, cekukan, cukungan tanah attau pohon.
Lihat juga apakah air diminum oleh hewan atau tidak untuk lebih praktisnya.
Peraslah genangan air dalam wadah yang ada kainnya, batu dan botol, lalu direbus airnya.
Kemudian minumlah air yang sudah diperas dengan kain, batu di dalam botol tersebut jika kondisi benar-benar terdesak.
2.Tampung Air Saat Hujan
Cara selanjutnya yaitu para pdenaki menyediakan jas hujan ponco.
Buat lubang di tanah kemudian lapiskan lubang kecil tersebut dengan ponco.
Air hujan akan mengenangi ponco, lakukan saat hujan deras.
Maka air akan terkumpul di jas hujan ponco.
Air dari hujan bisa langsung diminum tidak seperti air dalam genangan.
3. Ambil Air Dengan Daun Dan Plastik
Cara selanjutnya mendapatkan air dengan mengikat daun dengan plastik dan karet.
Saat daun diikat dengan plastik dan karet, usahakan matahari menyinari daun yang dilapisi oleh plastik dan karet.
Dalam beberapa jam daun akan mengeluarkan air di dalam plastik karena resapan sinar matahari.
Air dalam daun memang akan keluar tidak banyak, tetapi cukup untuk melepas dahaga haus.
4. Cari Kolam, air terjun dan Sungai.
Jika tersesat di gunung cobalah telinga untuk benar-benar suara air walaupun kecil.
Jika ada suara entah sungai atau air terjun segera menuju arah sumber suara.
Lalu anda bisa mengambil air dari sungai dan air terjun.
Saat tiba di sungai dan air terjun selalu tampung air di botol yang dibawa pendaki.
Lebih baik lagi kalau anda ingin air yang hangat, anda bisa membuat perapian dan memasak air dari kolam, sungai atau air terjun.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sumsel/foto/bank/originals/empat-cara-pendaki-gunung-menemukan-air.jpg)