Breaking News:

Berita Ogan Ilir

Buron Hampir 2 Tahun, Pelaku Pembacokan Diringkus Polsek Muara Kuang, Dipicu Getah Karet

Andika (31 tahun) diciduk anggota Unit Reskrim Polsek Muara Kuang setelah buron karena aksi pembacokan dilakukannya dua tahun lalu.

Penulis: Agung Dwipayana | Editor: Vanda Rosetiati
TRIBUN SUMSEL/AGUNG DWIPAYANA
Tersangka Andika beserta barang bukti sebilah parang diamankan di Mapolsek Muara Kuang. Andika diciduk anggota Unit Reskrim Polsek Muara Kuang setelah buron karena aksi pembacokan dilakukannya dua tahun lalu. 

TRIBUNSUMSEL.COM, INDRALAYA - Baru saja menghela napas setelah tiba di kampung halaman, Andika langsung diciduk petugas Unit Reskrim Polsek Muara Kuang.

Andika (31 tahun) diciduk setelah buron karena aksi pembacokan dilakukannya dua tahun lalu.

Kapolsek Muara Kuang, Ipda Hendri Rozin menerangkan, tersangka dilaporkan menganiaya tetangganya sendiri di Desa Srikembang, Kecamatan Muara Kuang, Ogan Ilir, pada 4 Oktober 2019 lalu.

"Ketika itu tersangka dan korban terlibat pertikaian hingga terjadilah pembacokan terhadap korban," kata Hendri didampingi Kanit Reskrim Polsek Muara Kuang, Aipda Mansyur, Kamis (22/7/2021).

Pertikaian itu, kata Hendri, dikarenakan tersangka menuding korban bernama Eryadi (34 tahun) telah mencuri getah karet miliknya.

Peristiwa penganiayaan tersebut terjadi di kebun karet desa setempat.

Tersangka yang tersulut emosi lalu membacok korban menggunakan parang.

"Akibatnya, korban mengalami luka di jari tangan kanan," ungkap Hendri.

Setelah penganiayaan itu, lanjut Hendri, polisi memburu tersangka yang melarikan diri keluar dari wilayah Muara Kuang.

Hingga akhirnya polisi mendapat laporan tersangka kembali ke rumahnya di Srikembang pada Rabu (21/7/2021) lalu, dan langsung dilakukan penangkapan.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved