Breaking News:

Dua Pekan Berburu Vaksin Terpaksa Gigit Jari, Warga PALI Divaksin 1 Terancam tak Diberi Dosis 2

Selama kurun waktu dua pekan mencari ke beberapa fasilitas kesehatan (Faskes) untuk mendapatkan Vaksinasi Covid-19

Editor: Prawira Maulana
Dok Sripoku
Antusias warga untuk Vaksinasi di Kecamatan Talang Ubi Kabupaten PALI.   

TRIBUNSUMSEL.COM, PALI -- Selama kurun waktu dua pekan mencari ke beberapa fasilitas kesehatan (Faskes) untuk mendapatkan Vaksinasi Covid-19, warga di Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) akhirnya terpaksa gigit jari.

Hal ini lantaran ketersediaan vaksin di Bumi Serepat Serasan tak lagi diperuntukkan bagi warga yang belum sama sekali mendapatkan vaksin.

Wahari seorang warga di Kecamatan Talang Ubi mengaku bahwa dirinya sejak dua pekan terakhir mendatangi beberapa Puskesmas, seperti Puskesmas Talang Ubi dan Sungai Baung serta RSUD Talang Ubi untuk mendapatkan Vaksin. 

Menurut pria yang bekerja disebuah perusahaan ini, ia terpaksa gigit jari, lantaran dari keterangan pegawai di Faskes tersebut bahwa ketersediaan vaksin saat ini sedang menipis dan hanya untuk dosis yang telah mendapatkan vaksin tahap pertama.

"Alasan pelayanan kesehatan di Puskesmas vaksin yang ada hanya untuk kelanjutan dari tahap pertama. Jadi tidak bagi warga yang belum mendapatkan vaksin," ungkapnya, Rabu (21/7/2021)

Ia mengaku telah meminta kontak persen yang bisa dihubungi, baik call center Puskesmas maupun RSUD serta secara perorangan untuk mendapatkan informasi jikalau vaksin sudah disalurkan ke PALI. 

 "Nyatanya hingga saat ini saya hanya seperti diberi harapan palsu. Saya diwajibkan perusahaan untuk vaksin. Jadi, mungkin mencari vaksinnya ke daerah lain diluar PALI," katanya.

Sementara, Kepala Puskesmas Talang Ubi, dr Zamir Alvi mengakui bahwa memang pada Bulan Juli 2021 ini permintaan masyarakat umum untuk divaksin sedang meningkat.

Hanya saja, kata dia, pihaknya tidak bisa memberikan dosis vaksin kepada masyarakat umum untuk mendapatkan vaksin tahap satu.

Menurut pria yang juga sebagai Juru Bicara Satgas percepatan penanganan Covid-19 Kabupaten PALI ini, pihaknya saat ini terkendala dengan jumlah Vaksin terbatas, sementara minat vaksin masyarakat meningkat.

Halaman
1234
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved