Breaking News:

Cerita Pemotongan Qurban di Lubuklinggau, Prokes Ketat dari Panitia Sampai Warga

Pengurus Masjid Agung Al Bari, Kota Lubuklinggau, Sumsel tahun ini memotong 11 sapi dan lima kambing hewan qurban.

Penulis: Eko Hepronis | Editor: Prawira Maulana
EKO HEPRONIS
Panita qurban saat sedang memasukan¬† daging qurban ke dalam plastik untuk dibagikan kepada jamaah sekitar Masjid Agung Al Bari, Selasa (20/7/2021). 

Laporan wartawan Tribunsumsel.com, Eko Hepronis

TRIBUNSUMSEL.COM, LUBUKLINGGAU -- Pengurus Masjid Agung Al Bari, Kota Lubuklinggau, Sumsel tahun ini memotong 11 sapi dan lima kambing hewan qurban.

Dalam pemotongan hewan qurban kali ini, panitia Masjid Agung Al Bari menerapkan protokol kesehatan (prokes) ketat, supaya tidak terjadi kerumunan.

Proses distribusi pembagian daging hewan kurban dibagikan pengurus masjid berdasarkan nomor urut, diatur sesuai waktu yang telah ditetapkan.

Ketua Masjid Agung Al Baari, Indra Safe'i mengatakan proses pengambilan daging wajib mengunakan masker dan setelah menerima daging qurban langsung kembali ke rumah masing-masing.

"Karena ini masa pandemi agar tidak terjadi kerumunan penyerahan kita lakukan dengan dua jalur berbeda yang dilayani oleh empat petugas," ungkap Indra pada Tribunsumsel.com.

Menurutnya, pembagian dengan cara nomor urut dan sistem waktu ini cukup efektif karena telah dilakukan tahun lalu dan kemarin saat pelaksanaan pembagian sembako.

"Seperti tahun lalu juga dibagikan berdasarkan nomor urut, disana diatur sesuai jam yang telah ditentukan, dalam pengambilan dilayani empat petugas melalui dua pintu," ujarnya.

Berdasarkan hasil pendataan kemarin total kupon yang dibagikan sebanyak 1.150 kupon, kupon itu dibagikan kepada para jamaah yang tinggal di sekitaran Masjid Agung Al Bari dan wilayah lainnya.

"Kita bagikan untuk lima RT di Kelurahan Jawa Kanan SS, lima RT di Kelurahan Dempo, sebagian lagi Kelurahan Muara Enim, dan 20 kupon jamaah di Kelurahan Watervang," ungkapnya.

Ia menambahkan jumlah hewan qurban yang dipotong tahun ini mengalami peningkatan bila dibandingkan dengan tahun lalu, tahun lalu untuk sapi hanya sembilan ekor dan kambing hanya lima ekor.

"Tahun ini mengalami kenaikan dibanding tahun lalu, tahun lalu sapi hanya sembilan dan tahun ini 11, kalau kambing sama lima ekor," tambahnya. (Joy) 

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved