Breaking News:

Berita Muratara

Warga Muratara Boleh Salat Idul Adha di Masjid, Wabup: Tapi Prokes Harus Super Ketat

Wakil Bupati (Wabup) Musi Rawas Utara, Inayatullah menegaskan warga diperbolehkan menggelar salat idul Adha di Masjid atau Lapangan Terbuka.

Penulis: Rahmat Aizullah | Editor: Yohanes Tri Nugroho
Tribun Sumsel / Rahmat Aizullah
Wakil Bupati (Wabup) Musi Rawas Utara (Muratara), Inayatullah menegaskan mengatakan pemerintah daerah tidak mengeluarkan edaran terkait larangan pelaksanaan salat Hari Raya Kurban. 

Laporan Wartawan Tribunsumsel.com, Rahmat Aizullah

TRIBUNSUMSEL.COM, MURATARA - Tidak ada larangan salat Idul Adha 1442 H/2021 M baik di masjid maupun lapangan di Kabupaten Musi Rawas Utara atau Muratara.

Wakil Bupati (Wabup) Musi Rawas Utara, Inayatullah mengatakan pemerintah daerah tidak mengeluarkan edaran terkait larangan pelaksanaan salat Hari Raya Kurban.

Artinya, Pemkab Musi Rawas Utara membolehkan masyarakat melaksanakan salat Id meski di masa pandemi Covid-19 ini.

"Kita dalam kategori zona orange, jadi tetap melaksanakan kegiatan Idul Adha di masjid atau pun lapangan," kata Wabup Inayatullah kepada wartawan, Minggu (18/7/2021).

Akan tetapi, kata dia, masyarakat diharapkan tetap mematuhi imbauan pemerintah untuk disiplin protolol kesehatan (prokes) secara lebih ketat.

Inayatullah tak ingin nantinya muncul klaster baru Covid-19 dari kegiatan Idul Adha yang mengabaikan protokol kesehatan.

"Prokes harus super ketat, ini yang harus dipatuhui di setiap masjid atau di lapangan. Kami mengimbau kepada Camat, Kades, Lurah, serta seluruh pengurus masjid untuk memperhatikan prokes ini," katanya.

Menurut Inayatullah, melawan pandemi Covid-19 adalah tugas bersama. Tanpa dukungan dari masyarakat, masalah ini tidak akan berakhir.

Dia mengungkapkan, kasus penyebaran Covid-19 di Bumi Beselang Serundingan sepekan terakhir tidak ada lonjakan yang signifikan.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved