Breaking News:

Berita Lubuklinggau

Masjid Agung As-Salam Lubuklinggau Tutup Sementara, Pasang Spanduk Pengumuman di Pagar

Masjid Agung As-Salam di Kota Lubuklinggau Sumatera Selatan (Sumsel) ditutup sementara dalam rangka

Penulis: Eko Hepronis | Editor: Prawira Maulana
EKO HEPRONIS
Pengumumaman di depan Masjid Agung As-Salam bertuliskan Kegiatan ibadah dilakukan di rumah masing, Kamis (7/8/2021).  

Laporan wartawan Tribunsumsel.com, Eko Hepronis. 

TRIBUNSUMSEL.COM, LUBUKLINGGAU - Masjid Agung As-Salam di Kota Lubuklinggau Sumatera Selatan (Sumsel) ditutup sementara dalam rangka selama pengetatan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM).

Pantauan Tribunsumsel.com dilapangan di pintu masuk Masjid Agung As-Salam poster pengumuman terlihat dipasang pihak pengurus masjid Agung Assalam dengan bertuliskan "Kegiatan ibadah dilakukan di rumah masing".

Menanggapi hal tersebut, Wali Kota Lubuklinggau, SN Prana Putra Sohe menyampaikan penutupan rumah ibadah ini sekarang sudah disosialisasikan kepada masyarakat hal ini menindak lanjuti arahan dari pusat.

"Rumah ibadah ditutup 100 persen terutama masjid Agung As-Asalam ya dan Masjid Agung Al Bari," kata Nanan pada wartawan, Kamis, (8/7/2021).

Nanan mengungkapkan, termasuk pelaksanaan shalat Idul Adha kedepan belum bisa dipastikan apakah bisa digelar atau tidak, pihaknya kedepan akan menunggu instruksi lebih lanjut dari pemerintah pusat.

"Karena kita zona yang dilarang maka harus mengikuti kalau instruksi pusat ditiadakan kita tiadakan kita hanya menurut saja," ungkapnya.

Nanan menyampaikan, pengetatan yang dilakukan saat ini menindaklanjuti aturan sebelumnya, ditambah Kota Lubuklinggau bersama dengan Kota Palembang masuk dalam pengetatan yang dilakukan pemerintah pusat sebagaimana instruksi Menko Perekonomian Air Langga Hartanto.

"Kebijakannya lebih ketat dari yang kita edarkan beberapa hari lalu, kalau sebelumnya aktivitas jual beli hanya sampai pukul 21.00 WIB malam namun ternyata sekarang instruksikan sampai pukul 17.00 WIB dengan toleransi tempat jual makanan boleh  buka sampai pukul 08.00 WIB dengan catatan masyarakat yang beli bungkus," ujarnya.

Ia menambahkan, kemudian untuk jalur utama Kota Lubuklinggau dalam rangka pengetatan ini dari arah Masjid Agung Assalam sampai Simpang RCA  akan ditutup pada malam hari.

"Karena depan Masjid Agung As-Salam sampai simpang RCA merupakan center keramaian di Kota Lubuklinggau," ungkapnya.

Termasuk untuk aktifitas perkantoran kedepan hanya boleh 75 persen, dan pasar juga demikian, lalu kegiatan seminar dan rapat di hotel-hotel akan ditiadakan untuk sementara waktu.

"Sekarang semuanya masih dalam tahap sosialisasi kepada masyarakat, kebijakan ini bukan enak untuk warga lubuklinggau melainkan kita meminta pengertiannya dan pemaklumannya demi untuk kesehatan semuanya," ujarnya. (Joy) 

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved