Breaking News:

Berita Lubuklinggau

Radio Anak Oke Lubuklinggau Kembali Siaran, Sarana Informasi dan Meningkatkan Bakat Anak 

Radio Anak Lubuklinggau juga bisa menjadi sumber informasi sekaligus sarana untuk meningkatkan bakat anak.

Penulis: Eko Hepronis | Editor: Wawan Perdana
Tribun Sumsel/ Eko Hepronis
Sekda Kota Lubuklinggau, HA Rahman Sani memimpin rapat koordinasi (Rakor) Program Radio Anak (Radio Anak Oke) Lubuklinggau yang digelar Diskominfo Lubuklinggau, di Op Room Moneng Sepati, Kantor Wali Kota Lubuklinggau, Kamis (1/7/2021). 

TRIBUNSUMSEL.COM, LUBUKLINGGAU-Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Lubuklinggau, HA Rahman Sani memimpin rapat koordinasi (Rakor) Program Radio Anak (Radio Anak Oke) Lubuklinggau yang digelar Diskominfo Lubuklinggau, di Op Room Moneng Sepati, Kantor Wali Kota Lubuklinggau, Kamis (1/7/2021).

Sekda mengatakan, beberapa waktu lalu, Radio Anak Lubuklinggau pernah melakukan siaran, namun karena terjadi Pandemi Covid-19, maka siarannya dihentikan.

Sebenarnya sambung Sekda, di masa pandemi Covid-19 seperti saat ini, radio anak sangat penting karena anak-anak dapat belajar melalui radio.

Atas dasar itulah penyiarannya dipertimbangkan kembali. Kemudian sambung Sekda, radio anak juga bisa menjadi sumber informasi sekaligus sarana untuk meningkatkan bakat anak.

Sementara itu, Ketua TP PKK Kota Lubuklinggau, Hj Yetti Oktarina Prana dalam sambutannya menyampaikan ucapan terima kasih kepada Pemkot Lubuklinggau yang sudah mengurus radio anak dengan baik. Kedepan, akan di evaluasi kembali kontens siarannya, seperti dongeng, kisah-kisah inspiratif dan sebagainya.

Penyiar anak lanjut dia, sebenarnya figur yang sangat menginspiratif. Untuk itu, dirinya memberi masukan cari cara agar siarannya menarik minat anak, karena penyiar radio sangat menginspirasi untuk menjadi idola baru dikalangannya, menjadi contoh dan inspiratif.

Selain untuk kalangan anak, sasaran siaran radio anak ini dapat pula menyentuh kalangan orang tua untuk menambah pengetahuan dalam mengajari anaknya karena pasti banyak pelajaran waktu di sekolah terlupakan.

Sedangkan Kepala Diskominfo Lubuklinggau, Erwin Armeidi menyampaikan radio anak sempat terhenti dikarenakan situasi pandemi Covid-19. Dengan penuh pertimbangan, radio anak kembali disiapkan untuk bersiaran sebagai sumber pengetahuan dan pembelajaran bagi anak di Kota Lubuklinggau.

Nantinya, berbagai kegiatan Pemkot bisa juga disiarkan melalui radio anak. Selain itu ditampilkan pula berbagai kegiatan setiap sekolah, kisah para murid unggulan yang dapat menginspiratif dan memberikan contoh kepada anak-anak lain di Kota Lubuklinggau.

Lebih diharapkan, melalui radio ini dapat mengedukasi anak-anak. Memang pada awalnya, para penyiar radio ini
adalah anak-anak relawan TIK dari tingkat SD hingga SMA.

Kedepan, perekrutan penyiar radio anak ini akan melibatkan semua sekolah yang ada di Kota Lubuklinggau. Tujuan lainnya untuk melawan berita hoax dengan menampilkan berita-berita yang baik.

Bentuk siarannya berupa edukasi. Diharapkan setiap sekolah mengirim wakilnya untuk bersiaran di radio, nanti guru dan anak akan dikolaborasi.

Program radio anak ini direncanakan akan diisi dengan berbagai macam puisi, pantun, dongeng, drama radio, cerita inspiratif, berita terkini/viral, info tentang Indonesia dan pembacaan hasil karya guru dan murid yang inspiratif.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved