Berita Muratara
Lansia di Muratara Antusias Ingin Divaksin, Siti: Aku Takut Nian dengan Covid-19
Warga lansia Muratara mengaku antusias mengikuti vaksinasi massal Covid-19 yang digelar Dinas Kesehatan bersama Polres setempat, Sabtu (26/6/2021).
Penulis: Rahmat Aizullah | Editor: Vanda Rosetiati
TRIBUNSUMSEL.COM, MURATARA - Warga lanjut usia (lansia) di Musirawas Utara (Muratara) mengaku antusias mengikuti vaksinasi massal Covid-19 yang digelar Dinas Kesehatan Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara) bersama Polres setempat, Sabtu (26/6/2021).
Kegiatan ini merupakan kolaborasi pemerintah, Polri dan TNI dalam rangka HUT Bhayangkara ke 75 sesuai target nasional, satu juta suntikan vaksin serentak di 34 Polda di seluruh Indonesia.
Untuk di Kabupaten Muratara sendiri, vaksinasi massal ini dilaksanakan di 9 tempat, yakni di RSUD Rupit, Balai Kelurahan Karang Dapo, Puskesmas Rupit, Puskesmas Karang Jaya, Puskesmas Surulangun, Puskesmas Nibung, Puskesmas Bingin Teluk, Puskesmas Pauh, dan Puskesmas Muara Kulam.
Pantauan Tribunsumsel.com, kegiatan yang dimulai sejak pagi tadi ini diikuti antusias masyarakat terutama warga lanjut usia (lansia).
Salah seorang lansia, Siti mengatakan sengaja ingin mengikuti vaksinasi Covid-19 ini karena selain gratis, dirinya takut dengan virus corona.
"Aku takut nian dengan Covid, makanya aku ke sini mau ikut vaksin, mumpung gratis juga," kata Siti ditemui sebelum disuntik vaksin di Puskesmas Surulangun.
Warga lansia lainnya, Muhammad mengaku ingin divaksin Covid-19 karena meyakini vaksin merupakan bagian dari ikhtiar melawan pandemi ini.
Dia mengaku awalnya tidak percaya dengan vaksin Covid-19 lantaran mendengar informasi simpang siur di masyarakat.
Muhammad akhirnya yakin setelah melihat banyak orang sudah divaksin terutama tenaga kesehatan dalam kondisi sehat.
"Insyaallah aman, banyak orang sudah divaksin, aman, ya saya yakin saja. Ini ikhtiar kita melawan virus ini," katanya.
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Muratara, Marlinda Sari menyampaikan realisasi vaksinasi Covid-19 di daerah ini masih jauh dari target.
Marlinda menyebut sasaran vaksinasi di Kabupaten Muratara sebanyak 22.610 orang.
Sasaran tersebut terdiri dari tenaga kesehatan (nakes) 1.128 orang, pelayan publik 9.510 orang, warga lanjut usia (lansia) 11.972 orang.
"Data kemarin 50 persen saja belum sampai, mungkin nanti ditambah hari ini vaksinasi massal, tapi updatenya belum direkap," kata Marlinda.
Marlinda membeberkan sasaran vaksinasi tenaga kesehatan sebanyak 1.128 orang sudah terealisasi 1.254 atau 111,17 persen.
Jumlah nakes yang divaksin melebihi 100 persen itu karena ada tambahan CPNS dan nakes di sektor swasta yang belum terdata di awal.
Marlinda melanjutkan sasaran vaksinasi pelayan publik sebanyak 9.510 orang sudah terealisasi 5.776 orang atau 60,74 persen.
Sedangkan sasaran vaksinasi bagi warga lansia sebanyak 11.972 orang baru terealisasi 1.052 orang atau 8,79 persen.
"Untuk nakes kita sudah melebihi 100 persen, untuk pelayan publik kita sudah 50 persen lebih, untuk lansia memang masih jauh (dari target)," ujar Marlinda.
Baca juga: Sumsel Uji Coba Program 1 Juta Dosis Vaksin per Hari, Ini Rincian Pembagian Per Kabupaten/Kota
Kapolres Muratara, AKBP Eko Sumaryanto mengajak masyarakat untuk mendukung upaya pemerintah dalam menanggulangi Covid-19.
Salah satu caranya adalah dengan mengikuti vaksinasi Covid-19 yang sudah digratiskan oleh pemerintah.
"Kepada masyarakat kami mengajak ayo ikut vaksin Covid-19, mumpung masih gratis, manfaatkan kesempatan ini," ajaknya.
Eko juga mengajak masyarakat untuk bersama-sama berdoa semoga tidak ada lagi warga yang terdampak Covid-19 di Kabupaten Muratara.
"Vaksin ini adalah salah satu upaya untuk menekan penularan virus Corona, karena vaksin ini untuk kekebalan tubuh kita," katanya.
Eko mengingatkan, meski sudah ada vaksin namun masyarakat harus tetap mematuhi protokol kesehatan.
Caranya dengan disiplin dan konsisten memakai masker, mencuci tangan pakai sabun, serta menjaga jarak atau tidak berkerumun.
"Protokol kesehatan tetap walaupun sudah ada vaksin, kita harus disiplin agar virus ini segera berlalu," harapnya.