Berita MUBA

Tukang Urut di Babat Toman MUBA Ditemukan Tewas, Leher Terjerat Tali Nilon

Masyarakat Dusun 7 Desa Sugi Waras, Kecamatan Babat Toman Muba digemparkan dengan penemuan seorang mayat perempuan di areal perkebunan warga, Senin

SRIPOKU/FAJERI RAMADHONI
Kepolisian melakukan oleh TKP tempat penemuan jasad Asma (70) di Dusun 7 Desa Sugi Waras, Kecamatan Babat Toman Muba yang tewas dengan leher terjerat. 

TRIBUNSUMSEL.COM, SEKAYU—Masyarakat Dusun 7 Desa Sugi Waras, Kecamatan Babat Toman Muba digemparkan dengan penemuan seorang mayat perempuan di areal perkebunan warga, Senin (10/6/19) sekitar pukul 09.00 WIB.

Diketahui mayat perempuan tersebut bernama Asma Binti Soleh (70) yang telah hilang sehari semalam.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, penemuan mayat perempuan dengan leher terjerat tali nilon pertama kali ditemukan oleh warga sekitar ketika ingin merumput.

Setelah sejumlah bidang dilakukan pemotongan, warga tersebut melihat orang sedang tidur.

Namun, setelah didekati ternyata seorang perempuan tua yang dikenal Asma sebagai tukang urut meregang nyawa dengan leher terjerat tali nilon.

“Korban pertama kali ditemukan oleh warga sekitar ketika ingin mencari rumput. Setelah melihat ada mayat dia langsung memanggil masyarakat dan warga menelepon saya,”kata Pj Kades Bangun Sari, Ahmad Gani, Kamis (24/6/21).

Lanjutnya, korban sehari-hari dikenal sebagai tukang urut oleh warga sekitar, dan sebelum kejadian ditemukannya korban pergi untuk mengurut seseorang di desa tersebut. 

“Dari keterangan pihak keluarga, ia pamit untuk mengurut dan dijemput seseorang, tapi sehari semalam tak kunjung pulang. Selama di desa korban dikenal oleh masyarakat sekitar baik dan tidak pernah ada masalah, korban sudah dikebumikan oleh pihak keluarga,”ungkapnya.

Baca juga: Dirjen Kementerian ESDM Kunjungi MUBA, Dodi Reza Minta Solusi Illegal Driling

Kapolres Muba AKBP Erlin Tangjaya SIK melalui Kapolsek Babat Toman AKP Andy Kusuma Jaya, membenarkan perihal penemuan mayat perempuan dengan kondisi tewas akibat jeratan tali di leher.

“Ya, benar tim sudah kita turunkan guna melakukan olah TKP dan pemeriksaan sejumlah saksi,”ungkapnya. (SP/FAJERI)

Sumber: Sriwijaya Post
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved