Berita Palembang
Capaian Vaksinasi Lansia Baru 10,3 persen, Vaksinnya Bisa Dialihkan ke Guru
Jelang Belajar Tatap Muka, Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) terus menggencarkan vaksinansi Covid-19, terutama untuk guru.
Penulis: Linda Trisnawati | Editor: Yohanes Tri Nugroho
Laporan Wartawan Tribunsumsel.com, Linda Trisnawati
TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG -Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) terus menggencarkan vaksinansi Covid-19, terutama untuk guru.
Sebab direncanakan bulan depan belajar tatap muka akan digelar.
"Vaksinansi untuk guru harus terus digencarkan, targetnya bulan ini harus selesai," kata Kepala Bidang (Kabid) Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Sumsel Fery Yanuar, Kamis (17/6/2021).
Lebih lanjut ia mengatakan, untuk guru ini masih tetap jadi prioritas vaksinasi.
Maka sudah disampaikan juga ke 17 Kabupaten/Kota untuk memprioritaskan vaksiansi guru, untuk seluruh jenjang pendidikan dari TK, SD, SMP, SMA.
"Targetnya Juni selesai, namun tergantung dengan kesediaan vaksin di lapangan. Kalau memang capaian vaksinasi masih rendah seperti lansia, bisa dialihkan dulu untuk guru. Karena kita harus mempertimbangkan masa expired vaksinnya," ungkapnya.
Baca juga: Antar Anak ke Ponpes, Mobil Colt L300 Sudah Enam Hari Hilang di Penginapan Indralaya
Menurut Fery, masa expired vaksin ini berbeda-beda, namun rata-rata yang kita terima itu hanya tiga bulan.
Untuk itu jika ada alokasi vaksin yang semula digunakan untuk lansia, untuk sementara bisa dialihkan dulu untuk tenaga pendidikan atau guru.
Sementara itu Kasi Survailens dan Imunisasi Dinas Kesehatan Provinsi Sumsel Yusri menambahkan, untuk guru ini targetnya di Sumsel sebanyak 148.458 dan sudah divaksinasi sebanyak 85.374 atau 57,51 persen.
"Kita sudah menghimbau ke Dinkes Kabupaten/Kota untuk segera menvaksin guru. Selain itu Kabupaten/Kota juga harus aktif," pesannya.
Sementara itu untuk realisasi vaksin tenaga kesehatan (Nakes) dari target 49 ribuan yang divaksin sudah 46 ribuan atau 94 persen.
Lalu pelayanan publik dari target 439 ribuan baru sebanyak 311 ribuan yang divaksin atau 71 persen.
Kemudian untuk lansia dari target 720 ribuan yang divaksin baru 74 ribuan atau 10.3 persen.
Baca juga: BREAKING NEWS: Kurir 25 Kg Sabu Divonis Mati, Sidang Digelar Virtual di PN Palembang
Sedangkan Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Sumsel Lesty Nurainy menambah, agar Kadinkes Kabupaten/Kota pandai mengatur alokasi vaksin untuk faskes.
"Tujuannya agar target-target sasaran tercapai tepat waktu, dan tanpa melanggar aturan yang ditetapkan pusat. Untuk guru ini ditargetkan bulan ini sudah divaksinasi," katanya.
Lesty berpesan meskipun sudah divaksin tetap terapkan protokol kesehatan (Prokes) seperti memakai masker, menjaga jarak dan mencuci tangan dengan sabun.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sumsel/foto/bank/originals/vaksin-guru12131.jpg)