Breaking News:

Berita Palembang

Meski Ada Lahan Belum Bebas, Tol Indralaya-Prabumulih Tetap Ditarget Rampung Tahun 2022

Sejauh ini kami tidak menemui kendala yang berarti dalam pengerjaan. Kita optimis tol bisa rampung di 2022 mendatang sesuai dengan target ditetapkan.

Editor: Vanda Rosetiati
SRIPO/ODI ARIA
Progres pembangunan Jalan Tol Indralaya-Prabumulih, Selasa (15/6/2021). 

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG - Pembangunan Jalan Tol Indralaya-Prabumulih (IndraPrabu) terus dikebut oleh PT Hutama Karya. Meski masih ada lahan yang belum bebas, namun jalan bebas hambatan ini diyakini bakal tetap rampung pada tahun 2022 mendatang.

Project Director Jalan Tol Indralaya-Prabumulih PT Hutama Karya (Persero), Hasan Turcahyo menjelaskan, hingga awal Juni pengerjaan jalan tol tersebut mencapai 37,75 persen. Pihaknya saat ini fokus mengejar pekerjaan di lima zona pembangunan. Sementara, satu zona lagi ditargetkan bakal dimulai Juli mendatang.

"Saat ini fokus rampungkan lima zona, satu zona lagi akan bebas Juli nanti," katanya, Selasa (15/6/2021).

Menurutnya, pekerjaan di lima zona yang memiliki panjang sekitar 52 kilometer beragam. Ada yang sudah selesai pile slab. Ada yang agregrat dan ada juga yang masih tanah merah. Kemudian ada yang masih proses konsolidasi atau preloading.

Seperti diketahui, tol yang memiliki panjang 64,8 kilometer tersebut akan terbagi menjadi enam zona dan setiap zona memiliki panjang trase berbeda. Adapun zona I sepanjang 10,5 kilometer, zona II sepanjang 12,8 kilometer, zona III sepanjang 11,7 kilometer, zona IV sepanjang 12,5 kilometer, zona V sepanjang 11,7 kilometer dan zona VI sepanjang 9,7 kilometer.

Panjang trase tol Indraprabu dengan rincian enam zona ini mencakup main road (jalan utama) dan dua interchange (simpang susun), yakni di Indralaya dan Prabumulih.

Baca juga: Syarat Mengajukan KPR Rumah Subsidi Bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah Melalui BTN

Tol Indraprabu yang recananya akan tersambung sampai ke Bengkulu ini membentang mulai dari kecamatan Indralaya Utara, Indralaya, Tanjung Batu, Payaraman yang berada di wilayah Ogan Ilir. Kemudian kecamatan Kelekar dan Belida Darat di Muaraenim. Lalu kembali masuk wilayah Ogan Ilir di kecamatan Rambang Kuang dan berakhir di kecamatan Rambang Kapak Tengah di Prabumulih.

"Sejauh ini kami tidak menemui kendala yang berarti dalam pengerjaan. Kita optimis tol bisa rampung di 2022 mendatang sesuai dengan target yang ditetapkan," tegas Hasan.

Ia menambahkan, Jalan Tol Indraprabu merupakan salah satu rangkaian jalan tol dari Palembang menuju Provinsi Bengkulu yang total panjangnya mencapai 329 kilometer. Jika nanti sudah tersambung semua ruas tol ini akan menyambungkan Palembang hingga ke Bengkulu.

Tol IndraPrabu akan memberikan nuansa berbeda dari jalan tol lainnya.
Dengan melewati tol Indraprabu pengendara akan disuguhkan pemandangan indah bagi para yang melintas yakni berupa hamparan rawa, perkebunan karet, kelapa sawit dan kebun tebu.

"Para pengendara yang melintas di tol ini akan disuguhkan pemandangan cakrawala berupa pertemuan langit dan kebun tebu yang hijau," jelasnya. (sp/oca)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved