Breaking News:

Berita OKI

Kapolda Sumsel Bentuk Tim Khusus Buru Awak Kapal Hantu, Diprediksi Ada 6 Orang

Polda Sumsel membantu Polda Babel memburu awak kapal hantu yang karam di Dusun Tanjung Jati, Kecamatan Tulung Selapan, Kabupaten OKI, Sumsel.

Penulis: Winando Davinchi | Editor: Yohanes Tri Nugroho

TRIBUNSUMSEL.COM, KAYUAGUNG --Sudah empat (4) hari berlalu pasca ditemukannya kapal Hantu yang karam di perairan Dusun Tanjung Jati, Kecamatan Tulung Selapan, Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), Sumatera Selatan.

Petugas kepolisian masih melakukan pengejaran dan mencari keberadaan awak kapal tersebut.

"Hingga sekarang para terduga pelaku masih kita cari. Saya memohon bantuan kepada masyarakat sekitar karena saya kira mereka belum terlalu jauh dari lokasi dan mudah-mudahan segera terungkap," jelas Kapolda Sumatera Selatan, Irjen Pol Eko Indra Heri saat berada di Mapolres OKI, Jum'at (11/6/2021) sore.

Baca juga: Sekolah Tatap Muka di Kabupaten OKI Tunggu Vaksinasi Tenaga Pendidik Rampung

Demi upaya pengejaran maksimal, pihaknya membentuk tim khusus yang dipimpin langsung oleh Wadirkrimum Polda Sumsel.

"Kami membackup Wadirkrimum Polda Babel. Sehingga mereka berkomunikasi di lapangan dan dibackup juga oleh anggota Polres Ogan Komering Ilir," jelasnya.

Diceritakan Kapolda, bahwa yang pertama melakukan pengejaran kapal serta mendapat informasi tersebut ialah pihak kepolisian Polda Bangka Belitung.

"Jadi gini kalau untuk konteks pengejaran itu kan memang teman-teman dari Polda Bangka Belitung (Babel). Waktu itu mereka dapat informasi jika kapal yang berasal dari luar negeri dan tujuan ke Jakarta dicurigai membawa barang terlarang," terangnya.

"Kebetulan di saat tim patroli helikopter Polda Babel sedang memantau perairannya, terlihat kapal tersebut. Lalu diikuti oleh mereka (Tim Patroli) hingga kapal berbelok ke kanan dan masuk ke hutan-hutan bakau yang ada di Kabupaten OKI," tambah dia.

Baca juga: Kronologi Kecelakaan Maut di Teluk Gelam OKI, Mobil Kijang Isi Satu Keluarga, Sang Ayah Meninggal

Diberitakan sebelumnya, Kapal hantu ditemukan karam di perairan Dusun Tanjung Jati, Kecamatan Tulung Selapan, Minggu (6/6/2021) pagi.

"Saat petugas melakukan penyisiran akhirnya kapal tersebut berhasil ditemukan. Namun tidak dapat dievakuasi karena kondisi air dangkal," jelas Kapolres OKI, AKBP Alamsyah Pelupessy melalui Kasat Polair, AKP Suprawira.

Lanjutnya, saat ditemukan didalam kapal hanya ditemukan beberapa derigen berisikan minyak yang kemungkinan stok untuk bahan bakar. 

"Sedangkan seluruh penumpang sudah melarikan diri kedalam hutan bakau," kata dia.

Suprawira menjelaskan jika melihat ukurannya, kapal ini dapat membawa sekitar 6 penumpang dan cukup untuk menampung barang bawaan.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved