Berita OKU Selatan

Beredar Video Sungai Selabung di OKU Selatan Kering, Ini Dugaan Warga Soal Waduk

Beredar video aliran Sungai Selabung di wilayah Kecamatan Tiga Dihaji OKU Selatan mengalami kering, Kamis (10/6) kemarin.

ISTIMEWA
Screen shot video yang beredar Sungai Selabung di Tiga Dihaji OKU Selatan kering 

TRIBUNSUMSEL.COM, MUARADUA--Beredar video aliran Sungai Selabung di wilayah Kecamatan Tiga Dihaji OKU Selatan mengalami kekeringan, Kamis (10/6) kemarin.

Dihimpun Sripoku.com, dalam video berdurasi 02.05 menit yang di unggah akun facebook @Udo Fatien Foures, sejumlah warga mulai dari anak-anak hingga orang dewasa mencari ikan saat aliran sungai surut. 

Dalam video tersebut Siperekam merasa heran salah Sungai Selabung salah satu sungai di bagian hulu sungai Komering yang normalnya mengalir deras tiba-tiba surut kering menyisahkan bebatuan. 

"Assalamualaikum Wr Wb, Ada apa dengan air Selabung.? ternyata sampai kering begini, semoga tidak ada terjadi apa-apa. Suasana Sungai Selabung kering,"ujar pembuat Video.

Tadinya arus deras menjadi batu-batu terhampar seperti ini, ikan, ikan ikan banyak sekali. Secara tidak langsung untuk apa ini,"ujarnya sembari menyiapkan kantong plastik tempat wadah ikan,".

Nampak keheranan dengan pemandangan demikian.

Perekam video mengatakan kejadian tersebut di manfaatkan mencari rezeki ikan yang terdampar.

"Sungai selabung kering, mudah-mudahan kekeringan ini pertanda kebaikan bahwa akan mendapatkan sumber rejeki yang lain dari arus kekeringan ini. Sungai Selabung ternyata tidak ada lagi air hanya tergenang berapa tempat, suatu tempat yang dulu air arusnya terkenal deras ternyata hilang,"tambahnya.

Baca juga: Jelang HUT Bhayangkara ke-75, Polres OKU Selatan Bedah Rumah Lansia Berusia 80 Tahun

Inilah pencari-pencari ikan pada kekeringan makasih semuanya, Ya semoga kita bisa menikmati suasana ini mencari ikan dengan cara manual menangkap ikan, terimakasih.. 

Nah inilah dia orang - orang mencari ikan sungai selabung terhampar tiba-tiba, hanya terdapat hamparan-hamparan batu disini dan pasir singai nya kering-kering secara tiba-tiba,"tutupnya.

Terpisah, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten OKU Selatan H Dony Agusta SKM, MM mengatakan tengah mencari tau penyebab sungai yang sempat mengalami kekeringan.

"Saat ini kita menunggu laporan dari Kades, setelahnya berkoordinasi dengan Camat perihal penyebab air yang sempat surut beredar di Medsos,"terangnya.

Salah seorang warga Desa Kual Kecamatan Tiga Dihaji H, membenarkan peristiwa sungai yang mengalami surut tersebut.

Baca juga: Perampok Sadis yang Sekap Suami Istri di OKU Selatan Dibekuk Polisi, Modus Berpura Minta Air Minum

Warga menduga Sungai surut diduga akibat material proyek pengeboman bukit-bukit yang membendung sungai.

"Kejadiannya kemaren sekitar pukul 14.00 WIB, namun hanya surut tidak sampai kering, Sepertinya karena pengerjaan waduk tigadihaji, tanah bukit masuk ke Sungai,"terangnya.

Sumber: Sriwijaya Post
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved