Breaking News:

Berita Palembang

Pengaspalan Lima Ruas Jalan Nasional di Palembang Pakai Metode Aspal Karet

BBPJN Sumsel melalui PPK Jalan Nasional Dalam Kota Palembang, Dicky Romansah menyebut Lima ruas jalan nasional dalam Kota dilakukan pengaspalan karet.

SRIPOKU/ODI
Para pekerja tengah melakukan pengaspalan karet di Jalan Ahmad Yani Palembang, Senin (7/6/2021) malam. 

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG -- Perbaikan dan pemeliharaan jalan nasional dalam kota Palembang  pada tahun ini,  ada lima ruas jalan yang dilakukan pengaspalan menggunakan aspal karet yakni Jalan Kolonel H. Burlian, Demang Lebar Daun, Jenderal Sudirman, Parameswara, Jenderal Ahmad Yani.

BBPJN Sumsel melalui PPK Jalan Nasional Dalam Kota Palembang, Dicky Romansah mengatakan tahun ini ada sebelas ruas yang dilakukan perbaikan.

Dimana lima diantaranya menggunakan metode aspal karet.

Baca juga: Rute dan Jadwal TerbangTerbaru Garuda Indonesia dari Palembang ke Sejumlah Kota, Berlaku Mulai Juni

Sementara enam ruas jalan lainnya yakni Jalan Abdul Rozak,  RE Martadinata,  Gubernur HA Bastari,  Yos Sudarso,  Wahid Hasyim, dan Ki Marogan menggunakan aspal biasa. 

"Alhamdulilah jalan Ahmad Yani telah selesai di aspal, jalan ini merupakan titik vital yang menghubungkan masyarakat Plaju yang hendak ke Seberang Ilir," ujar Dicky. 

Dijelaskannya, perbaikan jalan nasional dalam kota Palembang saat ini progresnya mencapai 65 persen, dari total 9  kilometer perbaikan jalan di wilayah kota Palembang.

Perbaikan jalan nasional dalam kota dimulai tanggal 1 Februari sampai masa kontrak kerja akhir Desember 2021.

Total anggaran yang disiapkan untuk perbaikan jalan nasional tersebut sebesar Rp 16 M. 

"Paling lambat 1 Juli penanganan semua jalan nasional dalam kota Palembang sudah mulus.  Walau sebenarnya kontraknya sampai 30 Desember, tapi progres kita kita jauh lebih cepat," tegas Dicky. 

Baca juga: Rumah 4x5 Meter yang Dihuni 19 Tahun Dibedah, Pasutri di 13 Ulu Palembang Menangis

Diakuinya, penggunaan aspal karet ini sendiri masih mendapatkan pendampingan langsung Bimtek Jakarta. 

Dengan penggunaan metode aspal karet pengerjaan jalan dalam kota sulit dilakukan pada siang hari.

Untuk memastikan pekerjaan dalam kota segera selesai, Dicky mengaku turun langsung ke lapangan memantau pekerjaan jalan. 

"Aspal karet ini sebelumnya sudah dilakukan uji mutu material. Tetapi tetap dilakukan pendampingan oleh Bimtek," jelasnya.

Editor: Yohanes Tri Nugroho
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved